Fahri Hamzah Singgung Kontrak Politik Capim dan Wadah Pegawai KPK

Selasa, 10 September 2019 - 15:36 WIB
Fahri Hamzah Singgung...
Fahri Hamzah Singgung Kontrak Politik Capim dan Wadah Pegawai KPK
A A A
JAKARTA - Rencana Komisi III DPR yang akan mengikat pernyataan Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan surat perjanjian di atas materai yang disebut 'Kontrak Politik' dinilai wajar.

Wakil Ketua DPR Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Fahri Hamzah melihat, bahwa cara bersikap Pimpinan KPK selama ini banyak dipengaruhi Wadah Pegawai (WP) KPK yang terlalu dominan dan kian melenceng.

"Mungkin di antaranya karena Komisi III selama ini menjadi saksi penyimpangan pemahaman pimpinan KPK yang setelah jadi pimpinan, enggak lagi ikut Undang-Undang (UU KPK), tapi ikut SOP (standard operational procedure). Ikut wadah pegawai. Ditekan situasi internal," kata Fahri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

(Baca juga: Ditanya Revisi UU KPK, OSO: Tak Bisa Kita Pro Ini dan Pro Itu)

Fahri menyayangkan itu, padahal Pimpinan KPK ini posisinya di atas Pegawai KPK dan mereka dipilih DPR yang telah dipilih oleh rakyat. Seharusnya, Pimpinan KPK ini bisa bebas mengekpresikan kinerjanya sebagaimana UU Nomor 30/2002 itu.

"Bukan setelah jadi pimpinan KPK ditangkap birokrasi internal, SOP, dan juga wadah pegawai yang melenceng," sesal mantan politikus PKS itu.

Menurut Fahri, tidak seharusnya para pegawai KPK ini melenceng atau bahkan lebih dominan. Para pegawai KPK harusnya bekerja dengan tekun dan taat sesuai dengan UU yang berlaku. "Jangan buat aturan sendiri. Sekarang ini kan banyak buat aturan sendiri," tambah Fahri.
(maf)
Berita Terkait
Terima Banyak Komplain,...
Terima Banyak Komplain, Komisi III DPR Usul Dewas Ajukan Revisi RUU KPK
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
Pimpinan DPR Ungkap...
Pimpinan DPR Ungkap Tak Ada Usulan Bahas Revisi UU KPK
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPP
Aksi Tuntut Revisi UU...
Aksi Tuntut Revisi UU ITE
UU ASN Disahkan, Begini...
UU ASN Disahkan, Begini Nasib 2,3 Juta Pegawai Honorer
Berita Terkini
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved