KPK Dinilai Perlu Dewan Pengawas agar Tidak Offside

Sabtu, 07 September 2019 - 22:40 WIB
KPK Dinilai Perlu Dewan...
KPK Dinilai Perlu Dewan Pengawas agar Tidak Offside
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai penting ada instrumen yang mengawasi. Dewan Pengawas itu penting dan sangat dibutuhkan agar KPK tidak offside dalam menjalankan tugas.

Hal itu disampaikan massa yang tergabung dalam Korps Pemuda Antirasuah (KPA) saat menggelar aksi damai di depan Istana Negara, Sabtu (7/9/2019) sore. Dalam aksinya, KPA mengambil tema #KPKHarusDiawasi sebagai wujud konkret menyuarakan dukungan atas revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar lembaga antirasuah itu bisa diawasi oleh instrumen pengawasan.

"Apakah bisa menjamin penyidiknya bekerja dengan profesional jika hanya diawasi internal saja? Dewan Pengawas penting dan sangat dibutuhkan, agar KPK tidak offside. Bayangkan dengan kewenangan sangat besar, jika penyidiknya liar tanpa diawasi apa jadinya. Apakah bisa menjamin semua penyidik KPK bersih?" tegas koordinator aksi, Daud Lailatu. Massa KPA menggelar aksi dengan berpakaian serba hitam mengenakan masker.

Daud menilai komisi pemburu koruptor itu sangat penting ada instrumen yang mengawasinya. Dia mengingatkan bahwa KPK bukan kumpulan para malaikat, maka sudah sepantasnya diawasi sesuai dengan keinginan publik.

"Kita akan buru harta kekayaan para penyidik KPK yang didapatnya selama ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah KPK sudah bersih hatinya, dan hartanya. Perlu dibuka juga dapat dari mana harta yang mereka dapat selama ini. Jadi sangat penting RUU KPK ini agar dimasukkan pasal pengawasan," sebutnya.

Daud juga berpesan agar para pegawai KPK bisa bersikap netral terhadap pemilihan capim KPK, karena status mereka seperti pegawai negeri. "Apa jadinya jika ada keberpihakan dan kami tidak ingin ada pihak-pihak salah satunya pegawai KPK yang mengintervensi pansel dan presiden. Mereka ini siapa, yang punya KPK itu rakyat bukan kalian," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Terima Banyak Komplain,...
Terima Banyak Komplain, Komisi III DPR Usul Dewas Ajukan Revisi RUU KPK
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
Pimpinan DPR Ungkap...
Pimpinan DPR Ungkap Tak Ada Usulan Bahas Revisi UU KPK
UU ASN Disahkan, Begini...
UU ASN Disahkan, Begini Nasib 2,3 Juta Pegawai Honorer
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPP
Aksi Tuntut Revisi UU...
Aksi Tuntut Revisi UU ITE
Berita Terkini
Motif Skandal Riset...
Motif Skandal Riset Palsu Internasional, Pelaku Incar Travel Grant ke Luar Negeri
Siap-Siap Cek Rekening,...
Siap-Siap Cek Rekening, Gaji ke-13 Pensiunan ASN Resmi Disalurkan Mulai 2 Juni
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Lantik 221 PNS DPD RI,...
Lantik 221 PNS DPD RI, M Iqbal Tekankan Budaya Kerja yang Berintegritas
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Gedung Pemkab Lamongan
Skandal Riset Palsu...
Skandal Riset Palsu Internasional, Mendiktisaintek Ungkap 4 Terduga Pelaku Lulusan UNY
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved