Maharani Mancanagara, Mengeksplorasi Sejarah lewat Seni

Kamis, 05 September 2019 - 18:27 WIB
Maharani Mancanagara,...
Maharani Mancanagara, Mengeksplorasi Sejarah lewat Seni
A A A
MAHARANI Mancanagara seorang seniman perempuan Indonesia yang tinggal di Bandung. Sosok yang akrab disapa Rani ini Lahir di Padang 28 September 1990 dengan campuran budaya Jawa Timur dan Sumatera Barat.

Rani merupakan perupa kontemporer lulusan dari Institut Teknologi Bandung, Fakultas Seni Rupa dan Desain, jurusan studio seni grafis.

Rani merasa dirinya jauh tertinggal dibanding teman-teman seangkatan. Berbeda dari mereka, Rani tak pernah mengambil kursus gambar persiapan masuk Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD). Dia tak tahu apa-apa soal teknik dan istilah seni rupa. Namun ini memicunya untuk mencari tahu dan belajar lebih banyak lagi.

Berkat itulah Rani pernah terpilih sebagai pemenang pertama Soemardja Award, yang merupakan anugerah tahunan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi Syafe’i Soemardja bagi pendidikan Seni Rupa di Institut Teknologi Bandung (ITB) maupun secara nasional.

Sejak lulus dan menjadi seniman, karya-karyanya yang mengeksplorasi sejarah Indonesia merupakan penggalian identitas diri dan keluarga. Inspirasi terbesarnya adalah buku harian mendiang kakek yang merupakan tahahan politik yang diberikan ayahnya kepadanya.

Karya-karya Rani sering dipamerkan baik di dalam maupun luar negeri. Ia pernah menggelar dua kali pameran tunggal: Parodi Partikelir (2017) dan Zero Sum Game (2018). Pada September 2018 hingga Februari 2019 di Paris, dia memamerkan karya bersama seniman Indonesia lainnya dalam pameran kontemporer Java Art Energy. Bertepatan dengan itu, pada Januari hingga Februari 2019, karyanya juga dipamerkan di Sydney, Australia bersama 11 perupa Indonesia.

Maharani masuk menjadi nominator 7 Milennial Heroes untuk kategori Seni dan Budaya. Event ini digelar SINDOnews sebaga apresiasi kepada pahlawan di generasi milenial yang telah memberikan sumbangsih kepada Indonesia dalam bentuk semangat, kerja keras, inovasi, dan konsistensi terhadap gagasannya untuk kemajuan bangsa.
Dalam event 7 Millennial Heroes, SINDOnews merilis 49 nominasi tokoh muda yang terbagi dari tujuh kategori. Ketujuh kategori tersebut, yakni Ekonomi Digital, Seni dan Budaya, Olahraga, Pendidikan, Sosial, Lingkungan, dan Kesehatan.

SINDOnews mengajak keterlibatan publik untuk melakukan voting pada pemilihan 7 Millennial Heroes terbaik pada masing-masing kategori yang sudah ditentukan. Voting dapat di lakukan pada alamat link berikut: : https://microsite.sindonews.com/millennialheroes/
(dam)
Berita Terkait
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Napak Jagat Nusantara...
Napak Jagat Nusantara Penampil Utama dalam Gelaran Seni Budaya untuk Meriahkan Rangkaian HUT ke-79 TNI
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Bakal...
Febrie Adriansyah Bakal Ditahan usai Diperiksa Kejagung?
Kasus Korupsi Febrie...
Kasus Korupsi Febrie Adriansyah dan Don Ritto Kini Sepenuhnya Kewenangan Jaksa
Nanik S Deyang Absen...
Nanik S Deyang Absen Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Kadar Emas Batangan...
Kadar Emas Batangan yang Ditemukan di Rumah Febrie Adriansyah 23 Karat
Koalisi Advokat Serahkan...
Koalisi Advokat Serahkan Draft RUU Advokat kepada Pemerintah
Don Ritto Dilimpahkan...
Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung, Polisi Serahkan Barang Bukti Kasus Korupsi dan TPPU
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved