Targetkan Jadi Negara Maju 2045, Indonesia Dorong Peningkatan Produktivitas

Rabu, 04 September 2019 - 18:54 WIB
Targetkan Jadi Negara...
Targetkan Jadi Negara Maju 2045, Indonesia Dorong Peningkatan Produktivitas
A A A
JAKARTA - Indonesia menargetkan untuk menjadi negara maju pada tahun 2045. Kunci bagi Indonesia untuk mempercepat capaian tersebut adalah peningkatan produktivitas dan daya saing nasional.

Hal tersebut disampaikan Direktur Bina Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan, Fachrurozi dalam Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Induk Nasional (RIN) dan Peta Jalan (Roadmap) Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing (GNP2DS) 2020-2024 di Jakarta, Selasa (3/9/2019).

"Bagaimana peran produktivitas ini turut mengawal percepatan. Isunya bukan lagi 2045, dengan produktivitas ini, bagaimana capaiannya bisa lebih cepat," kata Fachrurozi.

Fachrurozi menjelaskan konsep dasar produktivitas adalah sikap mental untuk selalu mengejar capaian yang lebih baik dari waktu ke waktu. Paradigma tersebut harus digelorakan kepada seluruh lapisan masyarakat. Agar mentalitas budaya produktif tertanam dengan baik di masyarakat.

"Artinya kalau kita bicara produktvitas kita bicara sikap mental. Sehingga ketika menginginkan hal yang lebih baik, kita harus mulai dulu dari sikap mentalnya," jelas Fachrurozi.

Di Indonesia sendiri, komitmen peningkatan produktivitas telah diwujudkan melalui pembentukan Lembaga Produktivitas Nasional (LPN). Lembaga ini telah melahirkan GNP2DS yang bertujuan untuk menggerakkan berbagai elemen masyarakat dalam rangka peningkatan produktivitas dan saing.

"Inilah yang menjadi tugas kita bersama, bagaimana agar produktivitas ini dapat mempercepat capaian Indonesia menjadi negara maju," ujarnya.

Sementara itu, Sekjen Asian Productivity Organization (APO), AKP Muchtan menjelaskan, Indonesia sebenarnya telah memiliki sejumlah langkah untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing. Salah satunya adalah gerakan GNP2DS.

Namun begitu, LPN harus membuat terobosan baru agar gerakan dapat memberikan hasil yang lebih maksimal dalam percepatan peningkatan prosuktivitas dan daya saing.

"Perkembangan produktivitas di Indonesia ini pada intinya sudah berjalan, tapi pertanyaannya apakah ini sudah cukup mengatasi tantangan? Apakah kemudian ini mengoptimalkan potensi-potensi kita? Kalau saya lihat masih banyak yang bisa diperbaiki dan diakselerasi," jelas AKP Muchtan.

Selain itu peningkatan produktivitas di Indonesia masih berjalan sektoral dan unitoral. Oleh karenanya, LPN harus mampu mengoordinir dan memusatkan GNP2DS agar bejalan seiring dan saling menguatkan.

"Jadi perjalanan kita sudah take off, tetapi kita harus lebih ambisius, kita harus lebih klarifikasi, apa sumbangan produktivitas sehingga kita menjadi jelas sentralitas produktivitas dalam rangka memenuhi Nawa Cita dan kemudian peningkatan SDM Indonesia," ujarnya.
(alf)
Berita Terkait
Layanan Sistem Komputerisasi...
Layanan Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri Kembali Dibuka
Sinergi Perkuat Aspek...
Sinergi Perkuat Aspek Safety, Elnusa Petrofin dan KNKT Gelar Program Mitigasi Risiko dan Rekomendasi Keselamatan Transportasi BBM
Usai Bentrok TKA China...
Usai Bentrok TKA China dengan Pekerja Lokal di PT GNI Morut, 70 Terduga Pelaku Ditahan Polisi
Kesenjangan Pekerja...
Kesenjangan Pekerja Disabilitas, PR Besar Bagi Pemerintah
9 Perusahaan P3MI Gugat...
9 Perusahaan P3MI Gugat Menteri Tenaga Kerja
Imbas Nyata Investasi...
Imbas Nyata Investasi di Bontang, Ratusan Tenaga Kerja Lokal Terserap
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved