Soal Penarikan Pasukan dari Papua, Wiranto: Kita Tunggu Dulu, Sabar dan Tenang
Minggu, 01 September 2019 - 11:23 WIB
Soal Penarikan Pasukan dari Papua, Wiranto: Kita Tunggu Dulu, Sabar dan Tenang
A
A
A
JAKARTA - Menko bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berulang kali menyampaikan bahwa pemerintah akan menggunakan pendekatan kemanusiaan dan cara-cara damai untuk menyelesaikan masalah Papua.
Menurut Wiranto, pemerintah terus mengupayakan cara-cara damai untuk mencari solusi terhadap masalah di Papua. Termasuk melakukan kegiatan bersama dengan tokoh dan masyarakat Papua baik dilakukan di Papua maupun di luar Papua.
"Kita bersyukur kepada Tuhan yang maha kuasa dan terima kasih kepada teman-teman di Papua dan Papua barat sudah sadar bahwa tidak perlu kita berkelahi tidak perlu kita anarkis tidak perlu kita bakar-bakaran," ujar Wiranto usai kegiatan Senam untuk perdamaian dan persaudaraan Papua di arena Car Free Day, Jakarta, Minggu (1/9/2019).
Wiranto menilai kendati cara-cara damai dan pendekatan kemanusiaan dilakukan di tanah Papua, namun pihaknya tetap menempatkan aparat keamanan gabungan TNI dan Polri di sana.
Penempatan pasukan pengamanan di Papua dilakukan untuk memberikan rasa ketertiban dan keamanan di sana. Terkait kapan pasukan tersebut akan ditarik, Wiranto mengaku semua pihak untuk bersabar.
"Kamu (wartawan) selalu begitu (menanyakan penarikan pasukan dari Papua), mendahului sesuatu. Kita tunggu dulu (saat ini) baru mulai aman dan damai, nanti kita tunggu. Sabar dan tenang," kata Wiranto.
Soal penarikan pasukan keamanan dari Papua sebelumnya disuarakan sejumlah LSM atau NGO. Bahkan, sejumlah tokoh Papua juga menyerukan hal serupa dilakukan oleh pemerintah agar proses perdamaian lekas tercapai.
Menurut Wiranto, pemerintah terus mengupayakan cara-cara damai untuk mencari solusi terhadap masalah di Papua. Termasuk melakukan kegiatan bersama dengan tokoh dan masyarakat Papua baik dilakukan di Papua maupun di luar Papua.
"Kita bersyukur kepada Tuhan yang maha kuasa dan terima kasih kepada teman-teman di Papua dan Papua barat sudah sadar bahwa tidak perlu kita berkelahi tidak perlu kita anarkis tidak perlu kita bakar-bakaran," ujar Wiranto usai kegiatan Senam untuk perdamaian dan persaudaraan Papua di arena Car Free Day, Jakarta, Minggu (1/9/2019).
Wiranto menilai kendati cara-cara damai dan pendekatan kemanusiaan dilakukan di tanah Papua, namun pihaknya tetap menempatkan aparat keamanan gabungan TNI dan Polri di sana.
Penempatan pasukan pengamanan di Papua dilakukan untuk memberikan rasa ketertiban dan keamanan di sana. Terkait kapan pasukan tersebut akan ditarik, Wiranto mengaku semua pihak untuk bersabar.
"Kamu (wartawan) selalu begitu (menanyakan penarikan pasukan dari Papua), mendahului sesuatu. Kita tunggu dulu (saat ini) baru mulai aman dan damai, nanti kita tunggu. Sabar dan tenang," kata Wiranto.
Soal penarikan pasukan keamanan dari Papua sebelumnya disuarakan sejumlah LSM atau NGO. Bahkan, sejumlah tokoh Papua juga menyerukan hal serupa dilakukan oleh pemerintah agar proses perdamaian lekas tercapai.
(kri)