Lolos 40 Besar Capim KPK, Nurul Gufron: Korupsi adalah Masalah Bersama

Senin, 05 Agustus 2019 - 23:56 WIB
Lolos 40 Besar Capim...
Lolos 40 Besar Capim KPK, Nurul Gufron: Korupsi adalah Masalah Bersama
A A A
JAKARTA - Panitia Seleksi (Pansel) telah mengumumkan peserta yang lolos seleksi tes psikologi calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023. Dari 104 calon yang ikut tes psikologi, terdapat 40 nama yang dinyatakan lolos tes.

Salah satu nama yang lolos 40 besar seleksi tes psikologi itu adalah Nurul Gufron, Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember. Sebagai salah satu capim KPK yang berasal dari akademik dan merasa menjadi bagian dari insan hukum indonesia, Nurul Gufron mengaku sangat tertantang untuk ikut memberantas korupsi di Indonesia.

“Saya merasa korupsi menjadi salah satu masalah terberat yang menjauhkan Indonesia dari keadilan,” ujar Nurul Gufron, Senin (5/8/2019).

Menurut Nurul Gufron, Indonesia adalah "surga" yang jatuh di bumi, tetapi belum juga sejahtera akibat korupsi. Jika korupsi bisa diberantas, ia meyakini Indonesia akan maju dan sejahtera. “Seandainya Indonesia sudah bersih dari korupsi, maka kemajuan, kesejahteraan dan derajat yang tinggi di kancah internasional akan segera teraih,” tuturnya.

Bagi Nurul Gufron, memberantas korupsi tidak cukup sekadar berkoar-koar dengan tulisan dan ceramah. Atas dasar itu, Nurul Gufron memilih maju sebagai capim KPK, agar bisa langsung menyumbangkan kemampuannya dalam memberantas korupsi di Tanah Air.

“Saya akan menyumbangkan kemampuan dalam pemberantasan korupsi dengan cara ingin menggugah kesadaran setiap komponen bangsa bahwa ini (korupsi) adalah masalah kita semua. Tanpa itu KPK hanya akan menggantang asap. Sekuat-kuatnya dan se-superbody apapun KPK, tidak mungkin tanpa bekerja sama dengan semua komponen bangsa, mulai dari pencegahan hingga pemberantasan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 40 orang capim yang lolos berasal dari bermacam-macam latar belakang profesi dan daerah. Dari profesi, angka terbanyak berasal dari akademisi/dosen sejumlah tujuh orang, menyusul selanjutnya anggota Polri enam orang, dan komisioner/pegawai KPK lima orang.

Sebanyak 40 peserta yang lolos ini wajib melanjutkan seleksi ke tahapan selanjutnya, yaitu profile assessment. Tahapan tes profile assessment rencananya akan digelar pada Kamis dan Jumat, 8-9 Agustus 2019 pukul 7.30 WIB, di Gedung Lembaga Pertahanan Negara (Lemhanas), Jakarta Pusat.
(thm)
Berita Terkait
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Pegawai KPK Tolak Pelatihan...
Pegawai KPK Tolak Pelatihan Bela Negara di Kemenhan
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa...
Ahok Sambangi KPK, Diperiksa Terkait Kasus LNG Pertamina
KPK Tetapkan Wali Kota...
KPK Tetapkan Wali Kota Tanjungbalai sebagai Tersangka
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved