Jamaah Haji Indonesia Diminta Waspadai Penipuan dan Pencurian

Kamis, 25 Juli 2019 - 06:35 WIB
Jamaah Haji Indonesia...
Jamaah Haji Indonesia Diminta Waspadai Penipuan dan Pencurian
A A A
MEKKAH - Jamaah haji Indonesia diimbau untuk tidak mudah percaya kepada orang yang belum dikenal saat berada di Arab Saudi . Pastikan orang yang hendak membantu adalah petugas yang dibekali dengan pakaian seragam, topi, dan ID card.

Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) Jeddah, Hery Saripudin mengatakan, hingga saat ini ada sembilan kasus yang menimpa jamaah haji Indonesia di Arab Saudi. Antara lain kasus penipuan, pencurian, dan lain sebagainya.

"Sudah kita tangani semua," kata Hery Saripudin usai rapat koordinasi dengan PPIH di Kota Mekkah, Rabu (24/7/2019).

Menurut Konjen, dari sekian kasus, ditemukan adanya orang yang memakai seragam petugas PPIH untuk melakukan penipuan terhadap jamaah. Ini menunjukkan jamaah haji begitu percaya dengan petugas meski dia menggunakan seragam palsu. Untuk itu, dia meminta jamaah untuk lebih mengenali identitas petugas PPIH.

"Saya mengimbau kepada jamaah haji lebih percaya kepada petugas PPIH daripada kepada yang lain, karena petugas PPIH telah disumpah dan insyaAllah para petugas PPIH ini sangat amanah," katanya.

Petugas asli PPIH dibekali dengan pakaian seragam, celana hitam dan baju putih dengan lis hijau di lengan dan kerah serta lis merah di bagian atas penuntul kancing baju. Di bagian lengan kanan baju terdapat emblem bendera Merah Putih, di dada bagian kanan terdapat emblem nama putih hitam, dan di bagian dada kiri ada emblem warna hijau bertuliskan huruf Arab.

Selain itu, petugas juga dibekali rompi warna hitam dengan lis abu-abu di bagian belakang dan depan. Emblem bendera Merah Putih terpasang di bagian dada kanan rompi petugas dan emblem nama di bagian dada kiri.

"Mereka juga dibekali dengan topi dan ID card," kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Akhmad Jauhari, belum lama ini.

Menurutnya, atribut ID card selalu melekat di petugas. Jamaah harus waspada jika menemukan petugas berseragam tapi tidak memakai atribut.

"Id card itu menjadi pelengkap yang mutlak sehingga bisa dikenali jamaah," katanya.

PPIH menempatkan petugas di sejumlah titik ramai jamaah haji Indonesia, baik di Madinah maupun Mekkah. Meski begitu, Akhmad Jauhari berharap jamaah haji tetap harus memperhatikan keamanan diri sendiri. Jangan bepergian seorang diri dan membawa barang berharga berlebihan.
Jamaah Haji Indonesia Diminta Waspadai Penipuan dan Pencurian

Konjen RI Jeddah, Hery Saripudin. Foto/MCH
(rhs)
Berita Terkait
Kemenag Rilis Rencana...
Kemenag Rilis Rencana Perjalanan Haji Tahun 1444 H/2023 H
Belum Dapat Kepastian,...
Belum Dapat Kepastian, Kemenag Hentikan Persiapan Haji 2020 di Saudi
Breaking News: Pemerintah...
Breaking News: Pemerintah Batalkan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2020
Pelunasan Biaya Haji...
Pelunasan Biaya Haji Tahap II Diperpanjang Hingga 29 Mei 2020
Soal Nasib Pemberangkatan...
Soal Nasib Pemberangkatan Haji di 2021, Ini Tiga Skema Kemenag
Penjelasan Lengkap Menteri...
Penjelasan Lengkap Menteri Agama soal Pembatalan Ibadah Haji 2020
Berita Terkini
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved