Empat Tahapan Penyusunan Kabinet Jokowi Selesai Sebelum Agustus

Selasa, 16 Juli 2019 - 06:01 WIB
Empat Tahapan Penyusunan...
Empat Tahapan Penyusunan Kabinet Jokowi Selesai Sebelum Agustus
A A A
JAKARTA - Tahapan proses politik dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden sudah tuntas dengan ditetapkannya Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin sebagai pasangan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024.

Agenda terakhir tinggal pelantikan keduanya pada 20 Oktober 2019 mendatang. Kini penantian publik tertuju pada penyusunan kabinet.

Wakil Direktur Saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Lukman Edy mengungkapkan ada empat tahap yang dilakukan Jokowi dalam pembentukan kabinet.

Pertama, Jokowi-Kiai Ma’ruf dibantu oleh tim akan terlebih dahulu menyusun nomenklatur kementerian.

"Apakah nantinya tetap 34 kementerian atau misalnya terjadi penggabungan, pemisahan, atau pengurangan. Kalau menambah enggak boleh karena itu diatur dalam Undang-Undang Kementerian Negara tidak boleh lebih dari 34 kementerian,” tutur Ketua DPP PKB ini, Senin, 15 Juli 2019.

"Tahapan kedua yaitu Jokowi-Kiai Ma’ruf akan menyusun formula berapa persen menteri yang berasal dari partai politik (parpol), berapa persen dari akademisi, berapa persen dari TNI/Polri, atau dari sumber rekrutmen lain,” paparnya.

Setelah ketemu formulanya, pada tahapan ketiga, Presiden Jokowi akan membuat kriteria para calon menteri. Setelah ada kriteria ini orang-orangnya, maka Presiden Jokowi selanjutnya akan melakukan komunikasi dengan parpol.

"Nah ini tahap pertama saja belum. Enggak bisa terbalik. Kalau satu dua tiga selesai maka waktunya tidak akan lama lagi untuk bertemu para ketum. Setelah bertemu ketum, baru para ketum menyampaikan ini lho orang-orangnya yang diajukan,” katanya.

Menurut Lukman, karena saat ini sudah tidak ada agenda politik lainnya yang memerlukan kerja keras Presiden Jokowi, maka kemungkinan seluruh tahapan tersebut akan dilakukan sebelum Agustus.

"Mudah-mudahan lebih cepat dari Agustus. Kan sudah tidak ada lagi agenda politik yang lain yang perlu kerja keras Presiden Jokowi. Ini sudah selesai, tinggal beliau menyusun langkah berikutnya," jelasnya.
(shf)
Berita Terkait
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Staf Khusus Presiden...
Staf Khusus Presiden Surati Camat, Natalius Pigai: Ada Vandalisme Moral
Jejak Reshuffle Kabinet...
Jejak Reshuffle Kabinet Era Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Beberkan...
Ma'ruf Amin Beberkan Kunci Harmonis dengan Jokowi
PAN Gabung Koalisi Jokowi,...
PAN Gabung Koalisi Jokowi, Pengamat: Tidak Selalu Harus Masuk Kabinet
Berita Terkini
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved