Rekomendasi Komnas HAM Terkait RUU Penyadapan Dikritik Fahri Hamzah

Selasa, 09 Juli 2019 - 19:29 WIB
Rekomendasi Komnas HAM...
Rekomendasi Komnas HAM Terkait RUU Penyadapan Dikritik Fahri Hamzah
A A A
JAKARTA - Rekomendasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas (HAM) terkait Rancangan Undang-undang (RUU) Penyadapan dikritik oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Sebab, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 5/PUU-VIII/2010 meminta ada aturan yang dapat mengintegrasikan kewenangan seluruh lembaga yang memiliki kewenangan penyadapan dalam satu Undang-Undang.

"Komnas HAM baru ngomong sekarang, harusnya dari dulu, kenapa enggak dari dulu, harus teliti," ujar Fahri Hamzah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Menurut dia, Komnas HAM selama ini takut dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Akhirnya diem sendiri, sekarang aja mulai baru bilang, enggak bisa dong," ujar Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Dia pun meminta Komnas HAM seharusnya aktif membaca indikator HAM mana yang belum tegak. Legislator asal Nusa Tenggara Barat ini pun menyinggung sikap Komnas HAM terhadap Undang-undang (UU) tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang dianggapnya memiliki pasal karet.

"Lihat sekarang UU ITE, Komnas HAM diam, jelas itu pelanggaran HAM karena pakai pasal karet. Tapi Komnas diam. Komnas HAM enggak menjalankan fungsi pengawasan HAM yang baik, harus lebih aktif," katanya.
(pur)
Berita Terkait
Penilaian Komnas HAM...
Penilaian Komnas HAM Soal Perkembangan Hak Asasi Manusia di Indonesia
Penyelesaian Kasus Pelanggaran...
Penyelesaian Kasus Pelanggaran HAM Berat Dinilai Jalan di Tempat
Komnas HAM Ungkap Banyak...
Komnas HAM Ungkap Banyak Rekomendasinya Tak Ditindaklanjuti Maksimal
Pansel Ajukan Kriteria...
Pansel Ajukan Kriteria Khusus bagi Calon Anggota Komnas HAM
Komnas HAM Terbitkan...
Komnas HAM Terbitkan 5.000 Surat Keterangan Korban Pelanggaran HAM
Komnas HAM: Ada 6 Ribu...
Komnas HAM: Ada 6 Ribu Korban Pelanggaran HAM Berat Terverifikasi
Berita Terkini
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Infografis
Menhan Australia Telepon...
Menhan Australia Telepon Menteri Sjafrie Terkait Rumor Pangkalan Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved