Cuaca 50 Derajat Celsius Jadi Tantangan Petugas Transportasi Haji

Kamis, 27 Juni 2019 - 19:28 WIB
Cuaca 50 Derajat Celsius...
Cuaca 50 Derajat Celsius Jadi Tantangan Petugas Transportasi Haji
A A A
JAKARTA - Penyelenggaraan ibadah haji 2019 bertepatan dengan musim panas. Para petugas dan jamaah haji asal Indonesia diminta mempersiapkan diri sebaik mungkin karena suhu udara di Arab Saudi saat pelaksanaan haji nanti bisa mencapai 50 derajat celsius.

Suhu udara di Arab Saudi saat ini tercatat 42 derajat celsius. Direktur Layanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama, Sri Ilham Lubis mengatakan, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi petugas layanan transportasi haji, utamanya layanan bus shalawat (bus pengantar jamaah dari hotel menuju Masjidil Haram, pergi–pulang).

Sebab, mereka harus bertugas di titik-titik pemberhentian bus yang tidak dilengkapi tempat berteduh, demi memberikan layanan kepada jamaah.

Berbeda dengan halte di Jakarta, tempat pemberhentian layanan transportasi di Mekkah hanya berupa tiang bendera Merah Putih. Panitia Penyelenggaran Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyiapkan 56 halte dan tiga terminal bus shalawat di Mekkah.

"Mental petugas layanan transportasi haji tahun ini harus lebih kuat. Cuaca yang sangat panas, serta jumlah jamaah yang bertambah, menjadi tantangan petugas untuk memberikan layanan terbaik. Apalagi, jumlah petugas sama dengan tahun lalu," kata Sri Ilham dalam siaran persnya, Kamis (27/6/2019).

Tahun ini layanan bus shalawat akan diberikan kepada seluruh jamaah. Lebih baik dari tahun sebelumnya yang hanya 91% jamaah yang mendapatkan layanan bus ini.

Sri Ilham menambahkan, layanan bus shalawat akan dilakukan selama 24 jam, sehingga jamaah tidak perlu khawatir tidak ada bus. Hanya, untuk menghindari kepadatan, jamaah diimbau untuk berangkat ke Masjidil Haram lebih awal satu sampai dua jam sebelum waktu salat.

"Begitu juga saat akan kembali ke hotel, diharapkan tidak bersamaan, tapi menunggu satu atau dua jam usai salat jamaah," ujarnya.

Selain bus shalawat, jamaah haji Indonesia selama di Arab Saudi juga mendapat layanan transportasi antarkota perhajian (Madinah–Makkah–Jeddah atau Jeddah–Makkah-Madinah) dan masyair (Arafah-Muszdalifah-Mina).

Sebagaimana shalawat, layanan antarkota perhajian dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Sedang layanan transportasi Masyair dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi.

"Sebagai panduan petugas dan jamaah, PPIH Arab Saudi telah menerbitkan Buku Saku Layanan Transportasi," ujarnya.

Untuk mematangkan persiapan, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar bimbingan teknis kepada para petugas layanan transportasi darat bagi jemaah haji selama di Arab Saudi.

Bimtek berlangsung di Cirebon selama tiga hari, 26–28 Juni 2019. Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta terdiri dari calon PPIH Arab Saudi bidang transportasi pada daerah kerja (daker) bandara, Madinah, dan Makkah, petugas angkutan shalawat, serta pegawai Ditjen PHU dan Kankemenag Cirebon
(dam)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Hari Anti Narkotika...
Hari Anti Narkotika Internasional, YAKITA Dorong Sinergi Penegakan Hukum, Rehabilitasi, dan Peran Keluarga
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Infografis
Takut jadi Target Rusia,...
Takut jadi Target Rusia, Polandia Borong Jet Tempur FA-50 Korsel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved