Produk Kreatif Narapidana Banyak Diburu Pengunjung di Pameran HANI 2019

Rabu, 26 Juni 2019 - 21:32 WIB
Produk Kreatif Narapidana...
Produk Kreatif Narapidana Banyak Diburu Pengunjung di Pameran HANI 2019
A A A
JAKARTA - Produk Unggulan Narapidana Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) berhasil menarik perhatian banyak pengunjung Pameran Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2019 di The Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (26/6).

Acara ini diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) yang diikuti oleh beberapa kementerian dan BNN Provinsi seluruh Indonesia serta dibuka langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla.

Produk kreatif seperti batik, tas, mukena hingga kaligrafi menjadi incaran para pengunjung karena harganya yang terjangkau dengan kualitas tinggi. Para pengunjunga juga berkesempatan untuk mencicipi roti dan kue buatan narapidana Lapas Klas III Bekasi (Lapas Cikarang) secara gratis.Keikutsertaan Ditjenpas merupakan perwakilan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
Dewi Motik, salah satu pengusaha terkemuka dan mantan model ternama Indonesia, mengungkapkan bahwa ia sering membeli produk buatan narapidana.
“Saya berusaha langsung beli karena saya tahu uang tersebut akan dikembalikan kepada orang yang membuat dan dia akan menikmati hasilnya. Sehingga, nanti kalau dia keluar dari penjara, dia bisa melakukan sesuatu untuk kehidupan masa depannya. Saya beli sesuatu betul-betul bukan karena kasihan, tapi karena saya betul-betul menghargai produk mereka,” ujar Dewi usai berbelanja.

Tak hanya itu, Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Henry Yosodiningrat, juga mengunjungi stand Kemenkumham dan berbelanja produk buatan narapidana. “Kalau dari karya sudah bagus. Yang penting nanti bagaimana setelah narapidana itu keluar, mereka merasakan manfaat ketika dilakukan pembinaan kerja terhadap mereka. Karena jangan mereka hanya mengisi waktu, tapi betul-betul sebuah keterampilan yang setelah mereka keluar bermanfaat apakah menjadi sebuah usaha,” ujar Henry.

Sementara itu, selain berbelanja, pengunjung stand Kemenkumham juga dapat menyaksikan tayangan berupa testimoni narapidana yang telah mengikuti program rehabilitasi, profil lembaga pemasyarakatan (lapas) khusus narkotika dan info grafis mengenai narapidana dan program rehabilitasi terkini.

Produk Unggulan Narapidana yang dihasilkan merupakan wujud hasil pembinaan narapidana di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas). Narapidana yang memenuhi persyaratan mengikuti berbagai pelatihan salah satunya adalah kewirausahaan. Hal ini sebagai bagain dalam tahapan rehabilitasi after-care.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa Ditjenpas sungguh-sungguh dalam memberikan pembinaan kepada narapidana. Terbukti, hasil karya narapidana sangat beragam dan diminati masyarakat.

Bahkan, banyak lapas yang produknya masuk ke pasar internasional dan menjadi eksportir berkelanjutan. “Selain dilakukan rehabilitasi medis dan sosial, Narapidana kasus narkotika juga diberi bekal keterampilan di berbagai bidang.

Terlabih, sebagian besar dari mereka memiliki kreatiftas dan jiwa seni yang tinggi. Mereka telah berhasil menghasilkan karya-karya indah yang berkualitas dan bernilai jual. Diharapkan setelah mereka bebas nanti, mereka akan mandiri dan tidak mengulangi perbuatannya lagi,” ujar Utami.

Meskipun pameran hanya diselenggarakan selama satu hari, Produk Unggulan Narapidana berhasil meraup omzet hingga jutaan rupiah.
(pur)
Berita Terkait
Staf Bapas Sumbawa Terlibat...
Staf Bapas Sumbawa Terlibat Jaringan Narkoba, Kemenkum HAM NTB Proses Pemecatannya
Lakukan Pelanggaran,...
Lakukan Pelanggaran, Kemenkum HAM Cabut Asimilasi Bahar Smith
Antasari Menyayangkan...
Antasari Menyayangkan Pernyataan Komnas HAM Soal Lapas Tangerang
Kemenkum HAM Ajak Pelaku...
Kemenkum HAM Ajak Pelaku UMKM di Gresik Daftarkan Merek Usaha
Komnas HAM Minta Kasus...
Komnas HAM Minta Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Diusut Tuntas
Komnas HAM Datangi Lapas...
Komnas HAM Datangi Lapas Kelas I Tangerang Lakukan Pemantauan Lapangan
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved