Bersaksi di MK, Direktur IT Prabowo-Sandi Ungkap Ancaman Pembunuhan

Rabu, 19 Juni 2019 - 11:46 WIB
Bersaksi di MK, Direktur...
Bersaksi di MK, Direktur IT Prabowo-Sandi Ungkap Ancaman Pembunuhan
A A A
JAKARTA - Agus Maksum, salah seorang saksi yang diajukan tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengaku pernah diancam pembunuh. Tidak hanya dirinya, ancaman itu ditujukan kepada keluarganya.

Pengakuan tersebut disampaikan Direktur Teknologi dan Informasi (IT) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Agus Maksum saat hadir menjadi saksi sidang lanjutan perkara sengketa hasil Pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Agus mengaku pernah mendapatkan ancaman terkait posisinya sebagai peneliti Daftar Pemilih Tetap (DPT) bagi pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Hal tersebut diungkapkan Agus saat menjawab pertanyaan Hakim Anggota MK Aswanto. "Saksi apakah saudara dalam memberikan keterangan mendapat tekanan ancaman?," ujar Aswanto bertanya kepada saksi Agus Maksum, dalam persidangan di MK, Jakarta, Rabu (19/6/2019).

"Sebelumnya kami ada ancaman itu. Pernah sampai ke saya, keluarga saya. Tentang ancaman pembunuhan," ujar Agus menjawab pertanyaan hakim Aswanto.

Saat Hakim Aswanto menanyakan lebih lanjut siapa yang mengancam Agus, Agus pun menjawab enggan untuk memberitahukan sosok yang mengancam tim dan keluarganya.

"Kami tidak ingin sampaikan. Menurut saya itu akan menimbulkan persoalan yang lebih keras," tambah Agus.

Hakim Aswanto pun langsung menanyakan kepada saksi terkait waktu ancaman tersebut. Kemudian, Agus menjawab sekitar atau mendekati bulan April.

"Berarti sebelum anda jadi saksi kan?" tanya Hakim Aswanto.

"(Iya-red). Bukan ancaman karena memberikan keterangan di Mahkamah," jawab Agus.

Hakim Aswanto pun kembali bertanya apakah Agus melakukan sebuah pelaporan kepada penegak hukum atas ancaman tersebut. Namun, Agus mengaku hal tersebut tidak dilakukannya.

"Diancam keselamatan jiwa sesuatu yang serius, kenapa tidak melapor?" tanya Hakim Aswanto.

"Kami anggap tim kami bisa amankan," jawab Agus.

"Apakah ancaman itu diketahui seluruh tim Anda?," Tanya Hakim Aswanto.

"Tidak seluruh, tapi sebagian tahu," jawab Agus.

Hakim Aswanto pun kembali mendalami siapa saja yang tim yang mengetahui soal ancaman yang menyasar kepada Agus. Namun Agus tetap bersikukuh tak membeberkan siapa saja yang mengancamnya.

"Saya tidak bisa sebut siapa saja namanya. Satu saja saya sebut, Pak Hashim Djojohadikusumo," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Sandiaga Uno Berikan...
Sandiaga Uno Berikan Buku Perjalanan Pilpres 2019 ke Prabowo
Sandi Masuk Kabinet,...
Sandi Masuk Kabinet, Jokowi Resmi Rangkul Sepasang Lawan di Pilpres 2019
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Kepada Deddy Corbuzier,...
Kepada Deddy Corbuzier, Prabowo Blak-blakan Ungkap Alasan Mau Jadi Menteri Jokowi
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved