MK Minta Publik Ikut Mengawasi Sidang Sengketa Pilpres

Jum'at, 14 Juni 2019 - 07:10 WIB
MK Minta Publik Ikut...
MK Minta Publik Ikut Mengawasi Sidang Sengketa Pilpres
A A A
JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan selama proses persidangan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019, berada di dalam pengawasan publik. Karenanya semua sidang di MK diperlakukan sama terbuka di depan publik sehingga tidak ada yang ditutupi.

"Semua berada di bawah pengawasan publik karena kami ingin (sidang) ini seterbuka mungkin. Sesungguhnya dalam sidang apapun memang kami sudah seperti itu memperlakukannya, hanya karena ini sidang sengketa pilpres jadi ramai beritanya," ungkap Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), I Dewa Gede Palguna di Gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis, 13 Juni 2019 kemarin.

Maka dari itu, Palguna meminta semua pihak untuk memantau dan mengawasi jalannya sidang yang mulai digelar hari ini, Jumat (14/6/2019). Nantinya semua pihak dapat menyaksikan jalannya sidang tersebut lewat berbagai media.

"Sekarang sidang MK bisa live streaming lewat YouTube, dan juga buka Mahkamah Konstitusi Channel live semua akan kelihatan di situ," ujarnya.
Sebelumnya, MK bakal menyediakan tempat khusus untuk melihat menyaksikan proses persidangan PHPU yang digugat oleh pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hal ini tersebut disediakan, karena jumlah pengunjung dalam persidangan akan dibatasi. Untuk itu MK menyediakan beberapa tenda untuk nonton bareng jalannnya persidangan.

"Persidangan nanti dapat berjalan dan disaksikan oleh semua pihak. Kami akan sediakan live streaming, videotron. Tadi juga diputuskan bahwa yang menyaksikan persidangan itu dibatasi masing-masing pihak itu kursi 15 orang maksimal," ujar Juru Bicara MK Fajar Laksono kepada wartawan, Kamis (13/6/2019).

"Dan kita sediakan di tenda merah putih di depan dan di lantai 3 Kemenko PDT di samping Gedung MK," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
5 Lumbung Suara Partai...
5 Lumbung Suara Partai Nasdem Pada Pemilu 2019, dari Sumatera hingga Papua
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
5 Provinsi Lumbung Suara...
5 Provinsi Lumbung Suara Partai Demokrat di Pemilu 2019
Ini 7 Provinsi Lumbung...
Ini 7 Provinsi Lumbung Suara PDIP pada Pemilu 2019
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Berita Terkini
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved