Sempat Diembargo, Kopassus-Amerika Akan Latihan Bersama Combat Medic

Kamis, 30 Mei 2019 - 17:15 WIB
Sempat Diembargo, Kopassus-Amerika...
Sempat Diembargo, Kopassus-Amerika Akan Latihan Bersama Combat Medic
A A A
JAKARTA - Setelah sempat terhenti beberapa tahun, Kopassus akhirnya dijadwalkan menggelar latihan bersama dengan pasukan Amerika Serikat pada tahun depan.

Hal itu ditegaskan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu saat menerima kunjungan kehormatan Acting Secretary of Defence of USA H.E.Patrick Michael Shanahan, di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta Pusat, Kamis (30/5/2019) .

"Rehab medic kita akan ikut caranya Amerika. Di Ameika itu kalau ada prajurit yang buntung kakinya masih bisa lari-lari. Setelah balik lagi ke batalyon tempur, ke ranger ikut perang lagi walaupun kakinya buntung. Di sini enggak, begitu ditembak, diajarin jahit, ngapain juga. Enggak ada lagi itu. Tentara semangat prajuritnya harus dipelihara. Jangan melempem," tegasnya.

Danjen Kopassus Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengakui, kerja sama latihan bareng dengan pasukan Amerika Serikat dimulai pada 2020 mendatang. "Latihan bersama ini merupakan kemajuan luar biasa. Komandan US Indo-Pacifik Command (USINDOPACOM)-nya sudah ngomong. Realisasinya tahun depan, mereka menawarkan ke kita materi apa, kita minta combat medic," katanya.

Perwira tinggi TNI yang pernah menjabat sebagai Kasdam XVII/Cendrawasih ini menjelaskan, combat medic dipilih dalam latihan bersama nanti karena memberikan kemampuan untuk melakukan bedah jika ada personel yang mengalami luka tembak. "Kita minta combat medic. Itu menjadi atensi untuk keselamatan personel kalau kena tembak. Mereka alatnya lengkap. Jadi seorang sersan bukan dokter, bisa melakukan operasi bedah untuk luka tembak, yang penting bisa bertahan tiga hari nyawa itu sampai ketemu rumah sakit yang besar," katanya.

Rencananya latihan bersama ini akan dilakukan di Indonesia. Selanjutnya, dilakukan di Amerika Serikat. "Mudah-mudahan bisa di sini. Nanti gantian. Ini bisa dimanfaatkan untuk bantuan saat bencana alam. Untuk tahun ini kita masih lakukan kontak person saja rencana apa yang kita rancang untuk latihan-latihan ke depan. Kemarin saya ke Amerika, di Hawai kita ada rencana latihan materi combat medic. Ini yang jadi penekanan, jadi prioritas ke depan," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Brigjen TNI Totok Serahkan...
Brigjen TNI Totok Serahkan Jabatan Karo Humas Kemhan ke Kolonel Ignatius
Prabowo Lantik Sekjen...
Prabowo Lantik Sekjen Kemhan Marsda TNI Donny Ermawan
Profil Ida Bagus Purwalaksana,...
Profil Ida Bagus Purwalaksana, Jenderal Bintang Tiga yang Pernah Duduki Jabatan Strategis di Kemhan
Heboh Laman Resmi Kemhan...
Heboh Laman Resmi Kemhan Diduga Diretas, Brigjen TNI Edwin: Kami Sedang Dalami
Prabowo Lantik Laksda...
Prabowo Lantik Laksda TNI Amarulla Octavian sebagai Rektor Unhan
Wamenhan Buka Pendidikan...
Wamenhan Buka Pendidikan Dasar Militer Kadet Mahasiswa S-1 Unhan
Berita Terkini
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Harga Pangan Naik saat...
Harga Pangan Naik saat Sekolah Dimulai dan MBG Bergulir Lagi, Ekonom: Sinyal Positif bagi Ekonomi Rakyat
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved