Kemenpora Dorong Kemandirian Santri Melalui Pesantren Ramadhan Pemuda

Senin, 27 Mei 2019 - 12:14 WIB
Kemenpora Dorong Kemandirian...
Kemenpora Dorong Kemandirian Santri Melalui Pesantren Ramadhan Pemuda
A A A
JAKARTA - Program investasi sumber daya manusia yang dicanangkan Presiden Jokowi ke depan direspons serius oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Deputi Pengembangan Pemuda. Gerakan wirausaha muda, salah satunya santri menjadi prioritas program yang dijadikan alat pendampingan dan pengembangan pemuda.

Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Niam Soleh berkomitmen mendorong anak muda khususnya santri yang ahli mengaji sekaligus wirausahawan. Sehingga nila-nilai keagamaan yang dimiliki bisa mendukung perjalannya dalam membangun usaha.

"Santri saat ini tidak cukup hanya dibekali kecapakan agama, tapi juga kecapakan hidup lain di antaranya wirausaha. Santri lebih siap saat terjun langsung di masyarakat. Kemandirian ekonomi menopang aktivitas dakwah dan bermanfaat untuk ummat " terang Asrorun pada acara Pesantren Ramadhan Pemuda bertema 'Meningkatkan Kemampuan Wirausaha Santri Menuju Kemandirian Ekonomi' di Pondok Pesantren Tebar Iman, Tangerang Selatan, Minggu (26/5/2019).

Menurutnya, kegiatan ini merupakan rangkaian dari program-program pengembangan kewirausahaan di kalangan anak muda yang digagas di Deputi Pengembangan Pemuda. "Anak muda zaman sekarang harus didorong menekuni dunia wirausaha. Apalagi Indonesia akan menghadapi bonus demografi 2030 mendatang. Semakin banyak wirausaha muda akan semakin bagus ekonomi Indonesia. Kita akan gandeng semua pihak , untuk menjadikan wirausaha sebagai trend centre anak muda khususnya santri ," katanya.

Kabag Organisasi Kepemudaan Kemenpora Abdullah Mas'ud berharap moral yang bagus harus dibarengi dengan skill atau kompetensi kerja yang bagus, agar santri memiliki nilai plus dalam membangun masa depannya. "Santri mempunyai modal penting dalam membangun pertumbuhan ekonomi nasional, selain agama, paling tidak ada tiga bekal utama yang dimiliki santri di pesantren yakni mandiri, disiplin dan jujur, jika ini diasah secara intens akan melahirkan generasi yang tangguh," Imbuhnya.

Panitia pelaksana, Khirzul Alim menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dengan menggandeng trainer dari Indonesia Youth Forum (IYF) dan Creator School. Peserta dibekali dengan berbagai materi tentang wirausaha, di antaranya Public speaking, financial planing, marketing startegy, business proposal hingga web development. Tidak hanya teori, peserta diajak langsung mewujudkan ide-ide inovatifnya tentang wirausaha lewat product research.

Diakhir sesi para peserta diberi kesempatan mempresentasikan ide produk wirausahanya secara detail kepada trainer dan peserta yang lain. Ke depan, semoga kewirausahaan santri ini menjadi tren dan mampu melahirkan entrepreneur muda di kalangan santri.
(pur)
Berita Terkait
INAF Gelar Audiensi...
INAF Gelar Audiensi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga
Heboh Juara Bupati Cup...
Heboh Juara Bupati Cup Pandeglang Cuma Diberi Rp45 Ribu, ALIPP Kembalikan Hadiah
Bupati Cantik Murka,...
Bupati Cantik Murka, Semprot Kepala Dispora Pandeglang
Hingga 2020, Penerima...
Hingga 2020, Penerima Program Beasiswa Santri Berprestasi Capai 4.915 Santri
Beasiswa Santri 2024...
Beasiswa Santri 2024 Dibuka Hari Ini, Simak Syarat dan Ketentuannya
Indonesia Tak Pernah...
Indonesia Tak Pernah Kekurangan Pemuda Berprestasi dan Inspiratif
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved