Relawan Jokowi Ingatkan Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi

Rabu, 22 Mei 2019 - 18:15 WIB
Relawan Jokowi Ingatkan...
Relawan Jokowi Ingatkan Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi
A A A
JAKARTA - Koordinator Nasional Relawan Milenial Komunitas Indonesia Cinta Jokowi (Kita Jokowi) Ichya Halimudin menyerukan persatuan seluruh elemen dan menghormati hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019.

“Pilpres sudah selesai, saatnya kita bersatu sama-sama bekerja memajukan Indonesia, saya mengimbau anak-anak muda khususnya mahasiswa jangan terprovokasi aksi massa yang digagas oleh elite tertentu, karena sejatinya itu kepentingan mereka yang tidak terima kekalahan dan haus kekuasaan dengan mengatasnamakan rakyat,” tuturnya, Rabu (22/5/2019).

Ichya mengatakan, dalam demokrasi modern, kekuasaan rakyat dijalankan oleh wakil yang dipilih oleh rakyat melalui pemilu. People power atau kekuatan rakyat dalam demokrasi adalah menggunakan hak suara dalam pemilu untuk memilih wakilnya seperti memilih presiden.

Apabila ada elite yang menginginkan terjadi peristiwa seperti tahun 98, kata dia, itu salah besar. Karena Prasyarat terjadinya aksi massa saat era Suharto sangat terpenuhi. Salah satunya karena adanya jabatan presiden yang tak dibatasi.

"Kalau sekarang (Era Reformasi-red) kan cuma dua periode atau 10 tahun. Kalah Pemilu 2019, ya nyalon nanti di 2024. Jangan korbankan rakyat untuk aksi yang berujung chaos dan membangun narasi kecurangan tanpa bukti”, ujarnya.

Dia menolak gerakan yang justru akan mengganggu stabilita nasional. “Pak Jokowi sudah menang dengan mandat rakyat 85 juta suara lebih, Kami dukung kekuatan rakyat hasil pemilu karena suara itu sejatinya kekuatan rakyat. Bukan suara bising di jalanan meski aksi dijamin undang-undang. Kita menolak gerakan yang berteriak-teriak kedaulatan rakyat dan sebagainya hanya jargon untuk membuat stabilitas nasional terganggu.”

Menurut Ihya, seharusnya elite memberikan edukasi politik yang baik kepada generasi muda. Jangan berpolitik memaksakan ego belaka mencederai demokrasi yang sudah berjalan baik. Apalagi saat bulan suci Ramadhan.

“Dalam setiap pertandingan, ada kalah dan menang, itu hal yang biasa. Begitupun dalam pilpres harusnya yang kalah legowo memberikan contoh edukasi yang baik kepada generasi muda agar kedepan menjadi contoh kita-kita dan apalahi ini momen bulan suci Ramadhan jadi bisa lebih sabar dan menahan diri," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
PAN Ungkap Pernah Diveto...
PAN Ungkap Pernah Diveto Amien Rais Ketika Ingin Gabung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Berita Terkini
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved