Moeldoko: Ada Upaya Sistematis Manfaatkan Situasi Jika Terjadi Pengumpulan Massa

Jum'at, 17 Mei 2019 - 21:39 WIB
Moeldoko: Ada Upaya...
Moeldoko: Ada Upaya Sistematis Manfaatkan Situasi Jika Terjadi Pengumpulan Massa
A A A
JAKARTA - Ketua Harian Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH. Ma'ruf Amin, Moeldoko menilai jika melihat 'file' 2014 disebut sama persis yang terjadi pada pemilu 2019 ini di mana pada waktu itu ada tujuh poin tuntutan tentang isu dugaan kecurangan pemilu.

"Karena sama tuntutannya. Jadi udahlah ikuti saja proses yang sedang berjalan, agar masyarakat juga menjadi tenang," kata Moeldoko usai buka puasa bersama TKN di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Moeldoko mengajak semua pihak untuk membuat situasi tenang dan tidak melakukan aksi yang mengarah tindakan provokatif. Kata Moeldoko, semua pihak wajib menjaga situasi tetap stabil.

"Sekarang sudah mulai di mana-mana menginginkan sebuah situasi yang amam tertib. Tidak menginginkan gerakan people power yang pada akhirnya merugikan semuanya," ujar Kepala Staf Kepresidenan itu.

Dalam hal ini, Moeldoko menyebut, ada upaya sistematis yang memanfaatkan situasi jika terjadi pengumpulan massa. Moeldoko menyebut, situasi itu bukan main-main bahwa ada kelompok tertentu yang memanfaatkan situasi jelang penetapan KPU pada 22 Mei mendatang.

"Untuk itu saya mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak perlu berbondong-bondong ke sebuah tempat titik berkumpul yang pada akhirnya digunakan sebagai tempat yang dimanfaatkan oleh kelompok tertentu itu. Semuanya rugi. Semuanya dari kita akan rugi. Ngapain jauh-jauh dari luar kota ke Jakarta tau-tau menghadapi sebuah musibah. Ini bukan skenario yang kita buat. Sama sekali bukan. Ini skenario yang disiapkan kelompok tertentu. Saya harus tegas dan clear," tandasnya.
(pur)
Berita Terkait
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
Hari Ini KPU Gelar Rapat...
Hari Ini KPU Gelar Rapat Pleno Hasil Penghitungan Suara Tingkat Nasional
Ngotot Ingin Gelar Pilkada...
Ngotot Ingin Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Diingatkan Tragedi Pemilu 2019
KPU Tegaskan Data Penghitungan...
KPU Tegaskan Data Penghitungan Suara Bisa Diakses Publik
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Berita Terkini
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved