Petugas Haji Diminta Teguhkan Niat Layani Jamaah Haji di Tanah Suci

Kamis, 02 Mei 2019 - 17:54 WIB
Petugas Haji Diminta...
Petugas Haji Diminta Teguhkan Niat Layani Jamaah Haji di Tanah Suci
A A A
JAKARTA - Pembekalan terintegrasi petugas haji Arab Saudi 1440 H/2019 M telah selesai dilaksanakan, Kamis (2/5/2019). Para petugas yang berjumlah 1.108 orang menyatakan komitmen dan ikrar bersama untuk melaksanakan tugas melayani jamaah haji secara maksimal selama berada di Tanah Suci.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama M Nur Kholis Setiawan meminta para petugas haji Arab Saudi untuk tidak mencederai ikrar dan komitmen yang telah diucapkan. Tugas melayani jamaah haji harus diniatkan betul sebagai ibadah sosial yang juga memiliki nilai pahala yang besar.

"Semua pembekalan, termasuk pembekalan mental ini sifatnya masih bersifat teori, tapi setidaknya sudah punya kesiapan mental. Maka komitmen untuk menjaga dan mengedepankan kepentingan jemaah menjadi garansi," katanya saat menutup pembekalan petugas haji Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, cobaan petugas haji Arab Saudi cukup berat dan sering tak terduga. Misalnya, tiba-tiba ada jamaah yang jatub sakit dan harus digendong. Dalam kondisi seperti itu, maka petugas wajib untuk menolongnya.

"Ini sering dialami petugas. Kalau tidak dilandasi keikhlasan, itu membuat kita menggerutu dan bisa merusak pahala," katanya.

Menurutnya, aktivitas melayani jamaah haji merupakan bagian dari ibadah sosial. Jika masing-masing petugas haji memiliki keyakinan mendalam bahwa menjalankan tugas adalah ibadah, maka hal itu otomatis akan mampu menghindarkan diri dari perbuatan yang membatalkan ibadah. Saat menjalankan tugas membina, melayani, melindungi jamaah haji, mereka tidak egois.

"Saya minta dengan sangat untuk bisa saling mengingatkan karena mungkin ada di antara petugas yg masih terganggu dengan niat yg lain. Tugas utama. Saling mengingatkan agar misi haji Pemerintah Indonesia tahun 2019 betul-betul bisa sukses. Salah satu kesuksesannya adalah kontribusi petugas haji," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembekalan Terintegrasi Petugas Haji Arab Saudi Tahun 1440 H/2019 M, Ahmad Jauhari mengatakan, acara ini merupakan rangkaian proses seleksi dalam rangka membentuk petugas yang mempunyai komitmen kompetensi dalam menjalankan tugas. Dalam 10 hari proses pembekalan terintegrasi bisa berjalan dengan baik. Salah satu indikasinya adalah hasil post test yang lebih baik dari pre test.

"Pre test kisaran 49-70 poin, post test hari terakhir antara 60-90 poin. Dengan demikian proses pembekalan telah meningkatkan pemahaman peserta yang semula tidak tahu menjadi tahu. Ini diharapkan bisa dijadikan dasar peserta untuk jadi petugas haji," katanya.
(amm)
Berita Terkait
Kemenag Rilis Rencana...
Kemenag Rilis Rencana Perjalanan Haji Tahun 1444 H/2023 H
Kemenag Akan Evaluasi...
Kemenag Akan Evaluasi Kebijakan Umrah Satu Pintu
Hilman Latief: Anggaran...
Hilman Latief: Anggaran Haji Kemenag Bakal Dialihkan ke Kementerian Haji dan Umrah
Kemenag Sambut Transformasi...
Kemenag Sambut Transformasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah dari Arab Saudi
Komnas Haji dan Umrah...
Komnas Haji dan Umrah Dorong Dirjen Haji Segera Diisi Pejabat Definitif
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Mantan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved