Pemerintah Ingatkan Calon Jamaah Haji Agar Waspadai Heat Stroke

Sabtu, 27 April 2019 - 06:34 WIB
Pemerintah Ingatkan...
Pemerintah Ingatkan Calon Jamaah Haji Agar Waspadai Heat Stroke
A A A
JAKARTA - Calon jamaah haji (calhaj) diminta untuk terus menjaga kesehatan sebelum berangkat ke Tanah Suci. Kondisi cuaca di Arab Saudi yang sangat panas membutuhkan fisik yang kuat agar tubuh tidak drop dan sakit.

Imbauan ini disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Farid Moeloek seusai memberikan pembekalan kepada petugas haji Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, kemarin. Menkes berharap fisik jamaah haji dalam keadaan prima saat berangkat ke Tanah Haram.

“Ini masih ada waktu beberapa bulan, kita harus jaga. Ibadah haji itu memang ibadah fisik, sa'i, thawaf, kemudian di Arafah, Mina. Jadi, fisiknya harus kita jaga,” katanya. Selain kelelahan, hal yang harus diwaspadai adalah risiko terkena heat stroke. Ini adalah kondisi ketika suhu tubuh meningkat akibat terpaan sinar matahari.

Suhu di Arab Saudi ketika siang hari bisa mencapai 40–50 derajat Celsius. Sangat berbeda dengan Indonesia yang hanya berkisar antara 30–35 derajat Celsius. Menurut Menkes, heat stroke cukup berbahaya bagi manusia. Jika tidak segera ditangani maka bisa menyebabkan kematian. Sebagai langkah antisipasi, Kemenkes memberikan botol semprot yang bisa diisi dengan air zamzam kepada setiap jamaah haji.

Air yang disemprotkan ke muka dan kepala dapat mengurangi paparan panas suhu matahari. “Kami sudah minta dan akan kami minta kembali kepada panitia haji agar air zamzam dalam botol semprotan dalam keadaan dingin. Jadi diberikan batu es di dalamnya agar lebih dingin agar (bisa cepat) menurunkan suhu tubuh kita,” tuturnya.

Kemenkes juga telah menyiapkan alat semacam kantong sebagai antisipasi jika nanti ada jamaah haji yang terkena heat stroke. Bagi yang mengalami kenaikan suhu tubuh drastis, jamaah akan dimasukkan ke dalam alat itu yang berisi air agar suhu tubuhnya cepat turun. Selain dengan menyemprotkan air ke muka dan kepala, untuk mengurangi risiko heat stroke juga bisa dengan minum yang cukup.

Namun, diakui Menkes, hal ini cukup sulit bagi orang tua atau yang menderita sakit ginjal. Mereka harus benar-benar mengukur berapa air yang harus diminum agar tidak malah sakit. “Namun, bagi jamaah haji yang biasa (tidak sakit ginjal) harus minum banyak karena berada di tengah suhu tinggi, penguapan juga tinggi," katanya.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Eka Yusuf Singka menambahkan, untuk mengurangi risiko heat stroke juga bisa dilakukan menggunakan payung atau topi, sehingga sinar matahari tidak langsung mengenai kepala dan tubuh jemaah haji. “Cuaca (di Arab Saudi) akan panas seperti tahun sebelumnya, tapi kalau kita punya payung, semprotan air ya digunakan," katanya.

Sementara itu, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Pare-Pare Novita Zawahir yang juga memberikan materi kepada petugas haji mengungkapkan bahwa jamaah haji Indonesia termasuk berisiko tinggi terkena heat stroke. Penyebabnya karena sebagian besar merupakan lanjut usia (lansia). Selain itu, juga karena memiliki riwayat sakit jantung, hipertensi, diabetes melitus, dan obesitas (kegemukan).

Ada beberapa gejala yang bisa dilihat ketika seseorang terkena heat stroke, di antaranya suhu tubuh meningkat hingga 39 derajat Celsius, kulit kering dan memerah, sesak napas, mual serta pingsan. “Jika sudah demikian, pindahkan pasien ke tempat teduh, longgarkan pakaian, kompres seluruh tubuh dengan es, dan berikan minuman mengandung elektrolit. Setelah itu, cari petugas untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.

Novita membagi tips agar terhindar dari heat stroke. Jamaah haji harus menghindari paparan langsung sinar matahari, jika keluar ruangan menggunakan alat pelindung seperti payung, sunblock, dan lainnya. Selain itu, yang paling penting yakni terus minum air putih meski tidak haus.
(don)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Biaya Haji 2024 Disetujui...
Biaya Haji 2024 Disetujui Rp93 Juta, Calon Jemaah Bayar Rp56 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved