Massa Menyemut di GBK, TKN Optimistis Kemenangan 01 Semakin Kuat

Sabtu, 13 April 2019 - 13:40 WIB
Massa Menyemut di GBK,...
Massa Menyemut di GBK, TKN Optimistis Kemenangan 01 Semakin Kuat
A A A
JAKARTA - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, menyebut animo masyarakat untuk datang ke Konser Putih 'Bareng Jokowi' di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, cukup tinggi. Konser ini digagas TKN dan para relawan pendukung pasangan nomor urut 01.

Hasto menganggap kuatnya animo masyarakat untuk bergotong royong secara spontan dengan menghadiri Rapat Umum Rakyat, Konser Putih, di Gelora Bung Karno, membuat PDIP lebih memilih membaur bersama kegembiraan rakyat yang tumpah ruah di SUGBK, meluber ke sepanjang Semanggi hingga Bundaran HI.

"Stadion Utama GBK adalah podium rakyat. Kami lebih memilih kedepankan masyarakat umum dan relawan untuk mengisi GBK tersebut. Sedangkan PDIP bersama parpol KIK (Koalisi Indonesia Kerja) lebih memilih di luar," ujar Hasto, Sabtu (13/4/2019).

Sekjen DPP PDIP itu menilai, kegembiraan rakyat bersama Jokowi-KH Maruf Amin dengan akumulasi massa rakyat mencapai lebih dari 1,2 juta tersebut sebagai bukti bahwa politik hitam dan hoaks yang selama ini menyerang Jokowi-Ma'ruf dan PDIP dipatahkan oleh massa rakyat.

"Jokowi-KH Ma'ruf Amin sangat legitimate, menjadi representasi nurani rakyat. Karena itulah kami optimistis bahwa dari GBK ini kemenangan Paslon 01 semakin kuat. Demikian halnya PDIP sebagai pengusung utama paslon 01, berterima kasih atas kepercayaan rakyat. Sebab tidak ada satu kekuatanpun yang mampu mengalahkan politik kebenaran, politik putih," ucapnya.

Menurut dia, kuatnya massa rakyat yang menghadiri kampanye puncak Jokowi tersebut membuktikan apa yang disampaikan Bung Karno, bahwa dalam politik, betapa pun kuatnya musuh menghantam, senjata yang paling hebat adalah persatuan dengan rakyat.

Sementara bagi Paslon 02, Prabowo-Sandi, kata Hasto, politik adalah mobilisasi. Hal ini didukung kekuatan kekayaan pribadi buah politik difasilitasi. Berbeda dengan Jokowi yang menghadirkan politik silaturahmi, politik dari bawah, politik salaman, dan menyatu dengan kekuatan rakyat melalui blusukan.

"Ketika politik mobilisasi berhadapan dengan politik putih dan blusukan, maka rakyat hadir sebagai benteng kekuatan Jokowi," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Terus Dukung Pemerintahan...
Terus Dukung Pemerintahan Jokowi, PDIP: Wabah Corona Masalah Bersama
PDIP Jamu Para Sekjen...
PDIP Jamu Para Sekjen Parpol Pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin Nasi Liwet hingga Es Blewah
PDIP Diminta Kawal Ketat...
PDIP Diminta Kawal Ketat Pemerintahan Jokowi
Soal Reshuffle, PDIP...
Soal Reshuffle, PDIP Yakin Presiden Punya Pertimbangan Politik dan Strategis
PDIP Dukung Jokowi Rombak...
PDIP Dukung Jokowi Rombak Kabinet
Jokowi Evaluasi Kinerja...
Jokowi Evaluasi Kinerja Menteri, PDIP: Ini Momentum Tepat
Berita Terkini
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
Menyorot Kebijakan Bahan...
Menyorot Kebijakan Bahan Bakar B50
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved