Jelang Debat Terakhir, PBB: Ciri Khas Jokowi Tenang dan Tidak Emosional
Kamis, 11 April 2019 - 14:34 WIB
Jelang Debat Terakhir, PBB: Ciri Khas Jokowi Tenang dan Tidak Emosional
A
A
A
JAKARTA - Ketua bidang Pemenangan Presiden DPP Partai Bulan Bintang (PBB), Sukmo Harsono ikut berkomentar terkait persiapan debat kandidat kelima atau debat terakhir yang akan dilakoni pasangan calon nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin.
Menurut Sukmo, Capres Jokowi yang didukung partainya diprediksi akan tampil dengan 'humble' dan apa adanya. Termasuk Kiai Ma'ruf yang juga sebagai calon pendamping petahana tersebut.
"Seperti biasa dan Fokus pada progam progam untuk lima tahun ke depan, ciri khas Pak Jokowi adalah tenang tidak emosional," ujar Sukmo saat dihubungi SINDOnews, Kamis (11/4/2019).
Sukmo menganggap dari sisi tema yang akan dibahas dalam debat, paslon Jokowi-Ma'ruf akan unggul dan menguasai panggung. Sebab, selama memerintah, Jokowi telah menerapkan kebijakan yang tepat untuk memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia.
Terlebih, kata Sukmo, Jokowi menawarkan gagasan dan program yang realistis khususnya dalam menghadapi era industri digital yang tidak bisa dihindari. Sementara calon penantangnya, yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno belum menawarkan gagasan konkret dan hanya mengandalkan program yang retoris dan utopis.
"Situasi ekonomi dunia saat ini akan terangkum dalam bobot progam k edepan yang merujuk pada kesejahteraan rakyat dengan tetap meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan investasi berbasis Dilan (Digital melayani)," tandasnya.
Debat kelima atau bisa dikatakan debat pamungkas akan dilaksanakan pada 13 April atau Sabtu malam di Hotel Sultan, Jakarta. Debat akan mengangkat tema tentang ekonomi, kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi.
Menurut Sukmo, Capres Jokowi yang didukung partainya diprediksi akan tampil dengan 'humble' dan apa adanya. Termasuk Kiai Ma'ruf yang juga sebagai calon pendamping petahana tersebut.
"Seperti biasa dan Fokus pada progam progam untuk lima tahun ke depan, ciri khas Pak Jokowi adalah tenang tidak emosional," ujar Sukmo saat dihubungi SINDOnews, Kamis (11/4/2019).
Sukmo menganggap dari sisi tema yang akan dibahas dalam debat, paslon Jokowi-Ma'ruf akan unggul dan menguasai panggung. Sebab, selama memerintah, Jokowi telah menerapkan kebijakan yang tepat untuk memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia.
Terlebih, kata Sukmo, Jokowi menawarkan gagasan dan program yang realistis khususnya dalam menghadapi era industri digital yang tidak bisa dihindari. Sementara calon penantangnya, yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno belum menawarkan gagasan konkret dan hanya mengandalkan program yang retoris dan utopis.
"Situasi ekonomi dunia saat ini akan terangkum dalam bobot progam k edepan yang merujuk pada kesejahteraan rakyat dengan tetap meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan investasi berbasis Dilan (Digital melayani)," tandasnya.
Debat kelima atau bisa dikatakan debat pamungkas akan dilaksanakan pada 13 April atau Sabtu malam di Hotel Sultan, Jakarta. Debat akan mengangkat tema tentang ekonomi, kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi.
(kri)