Klaim Survei Kemenangan 02, Hasto: Cara Gerindra Supaya Prabowo Tak Emosional
Rabu, 10 April 2019 - 12:23 WIB
Klaim Survei Kemenangan 02, Hasto: Cara Gerindra Supaya Prabowo Tak Emosional
A
A
A
LABUAN BAJO - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH. Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto angkat suara terkait kubu paslon 02, Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno yang mengklaim kemenangan dengan selisih yang cukup tinggi dalam survei mereka.
Hasto menganggap, klaim survei internal 02 tak bisa dijadikan referensi yang kredibel. Sebaliknya, survei internal dianggap cara Partai Gerindra supaya Prabowo tak emosional.
"Ya di tengah tampilan Pak Prabowo yang sangat emosional, hiburan survei lebih tinggi itu penting. Itu mungkin maksud dari Gerindra," kata Hasto menjawab pertanyaan wartawan di sela kampanyenya di Labuan Bajo, NTT, Rabu (10/4/2019).
Untuk diketahui, beberapa pengumuman oleh beberapa lembaga survei seperti Puskaptis dan Voxpol menyatakan selisih elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dengan Prabowo-Sandi makin menipis. Dua hari sebelumnya, beberapa petinggi kubu Prabowo-Sandi juga menyatakan survei internal menunjukkan peluang menang mereka.
Sementara itu, Hasto juga menjawab pertanyaan wartawan soal kritik Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal kampanye akbar Prabowo-Sandi yang eksklusif serta kurang mencerminkan Indonesia. Hasto mengaku kali ini pihaknya sepakat dengan SBY. Sebab semua paslon yang maju di Pilpres 2019, memang memiliki tanggung jawab menampilkan kampanye yang mencerminkan keindonesiaan.
"Kampanye memang tak boleh eksklusif. Kampanye tak boleh ditumpangi kekuataan yang ingin mengganti Pancasila. Dengan demikan apa yang disampaikan Pak SBY itu hal positif dan menurut saya sebuah kritik," ujar Sekjen DPP PDI Perjuangan itu.
Hasto menganggap, klaim survei internal 02 tak bisa dijadikan referensi yang kredibel. Sebaliknya, survei internal dianggap cara Partai Gerindra supaya Prabowo tak emosional.
"Ya di tengah tampilan Pak Prabowo yang sangat emosional, hiburan survei lebih tinggi itu penting. Itu mungkin maksud dari Gerindra," kata Hasto menjawab pertanyaan wartawan di sela kampanyenya di Labuan Bajo, NTT, Rabu (10/4/2019).
Untuk diketahui, beberapa pengumuman oleh beberapa lembaga survei seperti Puskaptis dan Voxpol menyatakan selisih elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dengan Prabowo-Sandi makin menipis. Dua hari sebelumnya, beberapa petinggi kubu Prabowo-Sandi juga menyatakan survei internal menunjukkan peluang menang mereka.
Sementara itu, Hasto juga menjawab pertanyaan wartawan soal kritik Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal kampanye akbar Prabowo-Sandi yang eksklusif serta kurang mencerminkan Indonesia. Hasto mengaku kali ini pihaknya sepakat dengan SBY. Sebab semua paslon yang maju di Pilpres 2019, memang memiliki tanggung jawab menampilkan kampanye yang mencerminkan keindonesiaan.
"Kampanye memang tak boleh eksklusif. Kampanye tak boleh ditumpangi kekuataan yang ingin mengganti Pancasila. Dengan demikan apa yang disampaikan Pak SBY itu hal positif dan menurut saya sebuah kritik," ujar Sekjen DPP PDI Perjuangan itu.
(pur)