Prabowo Beberkan Alasannya Kembali Nyapres ke Jurnalis Asing

Senin, 08 April 2019 - 01:41 WIB
Prabowo Beberkan Alasannya...
Prabowo Beberkan Alasannya Kembali Nyapres ke Jurnalis Asing
A A A
JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto membeberkan alasannya kembali maju dalam perhelatan Pilpres 2019 kepada jurnalis asing. Prabowo diketahui sudah dua kali maju sebagai calon presiden.

Prabowo mengaku beberapa hari lalu diwawancarai oleh wartawan asing. "Wartawan asing itu tanya ke saya kenapa mau maju ke politik, Anda sudah mapan bagian dari politik. Saya jawab dalam bahasa Inggris, im digusted, saya muak dengan keadaan ini," ujar Prabowo saat berpidato di acara kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Minggu (7/4/2019).

Prabowo mengaku muak dengan korupsi di Indonesia yang merajalela. Kondisi ini berimbas pada sumber daya ekonomi bagi rakyat untuk memenuhi kebutuhannya.

"Rakyat kita banyak, tapi air bersih saja enggak bisa punya, betul? Republik apa yang enggak bisa beli air bersih untuk rakyatnya. Banyak rakyat kita yang kelaparan enggak bisa makan. Republik apa 73 tahun merdeka rakyatnya ada yang gantung diri, tidak bisa kasih makan untuk anak-anaknya," tanya Prabowo kepada massa pendukungnya.

Prabowo mengungkapkan, saat menjadi TNI aktif jabatannya merupakan amanah untuk memakmurkan seluruh rakyat Indonesia. Dirinya heran banyak pejabat di daerah maupun di pusat kekuasaan merasa sudah menjadi raja ketika sudah menjabat.

'Saya jadi Letnan Jenderal karena rakyat Indonesia. Raykat yang memberi pangkat kepada saya, rakyat yang mengirim saya sekolah, rakyat yang kirim saya ke Amerika, ke Jerman, ke Australia. Rakyat yang kirim, bukan Prabowo yang hebat, rakyat yang kirim saya," tandasnya.

"Jadi saya tidak bosan-bosan menyampaikan di depan rakyat Indonesia, saya bicara kepada adik-adik saya yang masih aktif di tentara, di polisi, di intelijen saya bicara kepada adik-adikku, kau harus setia kepada rakyat Indonesia," sambungnya.

Selain itu, Prabowo menyebut Indonesia saat ini bukan negara yang dibelanya kala menjadi militer dulu dan bukan republik yang dicita-citakan para pendiri bangsa. Karena itulah alasan dia maju menjadi capres pada Pilpres 2019. "Ini adalah republik yang sudah dirampok dari rakyat Indonesia," tegasnya.
(thm)
Berita Terkait
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Sandi Masuk Kabinet,...
Sandi Masuk Kabinet, Jokowi Resmi Rangkul Sepasang Lawan di Pilpres 2019
Sandiaga Uno Berikan...
Sandiaga Uno Berikan Buku Perjalanan Pilpres 2019 ke Prabowo
Eks Relawan Prabowo-Sandi...
Eks Relawan Prabowo-Sandi Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024
Prabowo-Sandi atau Anies-Sandi,...
Prabowo-Sandi atau Anies-Sandi, Mana Lebih Disuka Pemilih Muslim?
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved