Jokowi-Ma'ruf Dinilai Lebih Mewakili Aspirasi Umat Islam

Selasa, 02 April 2019 - 14:44 WIB
Jokowi-Maruf Dinilai...
Jokowi-Ma'ruf Dinilai Lebih Mewakili Aspirasi Umat Islam
A A A
JAKARTA - Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin disebut lebih mewakili aspirasi umat Islam. Hal tersebut merupakan salah satu kesimpulan survei yang dilakukan oleh Lembaga survei Indo Barometer pada 15-21 Maret 2019 terkait Pilpres 2019.

"Hasil survei Indo Barometer menunjukan ternyata mayoritas responden Muslim menganggap pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Maruf Amin lebih mewakili aspirasi umat Islam jika dibandingkan dengan pasangan no urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno," ujar Peneliti Indo Barometer, Hadi Suprapto Rusli di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Dia memaparkan, total pemilih Islam sebesar 87,9 persen pada survei Maret 2019 itu. Dari total tersebut, mayoritas responden Islam sebesar 47,1 persen menyebut pasangan capres-cawapres paling mewakili aspirasi umat Islam adalah Jokowi-Ma'ruf Amin.

Sementara itu, responden yang mengaku terwakili oleh pasangan Prabowo-Sandi sebanyak 28,2 persen. Sedangkan 24,7 persen tidak memberikan jawaban atau tidak tahu.

"Mayoritas pemilih muslim Indonesia menganggap Jokowi lebih mewakili aspirasi umat Islam dibanding calon Presiden no urut 02, Prabowo Subianto," katanya.

Sebesar 45,5 persen umat Islam menyatakan paling terwakili oleh Joko Widodo, sedangkan 30 persen umat Islam terwakili oleh Prabowo Subianto. Sedangkan responden Islam yang tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 24,5 persen.

"Kemudian dilihat dari sisi antar wakil calon Presiden. Sosok KH. Ma’ruf Amin lebih dipercaya mewakili aspirasi umat Islam sebesar 55,4 persen, jika dibandingkan dengan Cawapres dari Prabowo. Umat Islam menyebut sebesar 24,8 persen aspirasinya diwakili Sandiaga Uno," tuturnya.

Sementara itu yang tidak tahu atau tidak jawab sebesar 19,8 persen. Sekadar diketahui, jumlah sampel pada survei sebanyak 1.200 responden, dengan margin of error sebesar ±2,83%, pada tingkat kepercayaan 95%.

Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner.
(maf)
Berita Terkait
Survei SPIN: Publik...
Survei SPIN: Publik Masih Puas dengan Kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin
Kepuasan terhadap Maruf...
Kepuasan terhadap Ma'ruf Amin Lebih Rendah dari Jokowi, Jubir: Namanya Ban Serep
Survei LP3ES Sebut 63%...
Survei LP3ES Sebut 63% Masyarakat Puas Kinerja Jokowi-Ma'ruf
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Publik Puas Terhadap...
Publik Puas Terhadap Jokowi, Perindo Minta Lembaga Survei Potret Kinerja Menteri
Survei Populi Center:...
Survei Populi Center: 74,9% Masyarakat Puas Kinerja Pemerintahan Jokowi
Berita Terkini
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved