Sebanyak 1,6 Juta Relawan Siap Jaga Suara Prabowo-Sandi
Jum'at, 29 Maret 2019 - 16:22 WIB
Sebanyak 1,6 Juta Relawan Siap Jaga Suara Prabowo-Sandi
A
A
A
JAKARTA - Menjelang proses pemungutan dan penghitungan suara, 17 April 2019, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Probowo-Sandi menggencarkan berbagai persiapan.
Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Direktorat Satuan Tugas (Satgas) Pemenangan Prabowo-Sandi yang tengah mempersiapkan jutaan relawan yang akan mengamankan perolehan suara calon presiden nomor urut 02 termasuk mengawasi kotak suara dari TPS hingga ke kecamatan di semua wilayah Indonesia.
Para relawan yang berasal dari lintas organisasi kemasyarakatan (ormas), organisasi sosial (orsos), lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan berbagai organisasi profesi yang menghimpunkan diri dalam sebuah Sektretariat Bersama (Sekber) dengan tujuan untuk mengamankan suara Prabowo-Sandi termasuk ikut mengawasi kotak suara dari TPS hingga tingkat kecamatan.
Direktur Satgas Pemenangan BPN Toto Utomo Budi Santoso pada Rabu 27 Maret 2019 menegaskan Sekber terdiri atas lebih 500 ormas yang sudah berbadan hukum. Saat ini sudah terdapat 34 Sekber Satgas di tingkat provinsi dan 119 Sekber tingkat kab/kota se Pulau Jawa, serta di beberapa wilayah lain di Indonesia. Sementara, untuk tingkat Kecamatan dan Kelurahan/Desa sedang dalam proses pembentukan.
“Nanti 17 April, akan ada sekitar 1,6 juta petugas atau relawan Satgas yang akan mengamankan suara Prabowo-Sandi di TPS dan mengawal kotak surat suara dari TPS sampai ke kecamatan. Kita akan menempatkan minimal dua orang petugas di semua TPS dan di kecamatan. Jadi tujuan Rakonas ini adalah menyatukan langkah dan persepsi agar nanti 17 April nanti, tugas kita mengamankan suara maksimal,” kata Toto saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Satgas Pemenangan Prabowo-Sandi.
Sementara itu Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Direktorat Satgas BPN Heri Rakhmadi mengungkapkan, selain mengamankan suara dan mengawal kotak suara, selama masa kampanya, para relawan Satgas sudah dan terus turun langsung ke masyarakat untuk menyosialisasikan dan mengkampanyekan berbagai program kerakyatan Prabowo-Sandi.
“Baik ormas, orsos, LSM, maupun organisasi profesi yang tergabung dalam Sekber ini mempunyai jaringan hingga tingkat desa/kelurahan di seluruh Indonesia. Kekuatan jaringan inilah yang akan kami manfaatkan untuk menggalang suara untuk memastikan kemenangan Prabowo-Sandi pada 17 April nanti,” tuturnya.
Sementara itu, Calon Presiden (capres) Prabowo Subianto mengungkapkan rasa haru dan apresiasinya atas inistiatif mandiri
“Saya tahu teman-teman Satgas bergerak sendiri. Atas inisiatif dan biaya sendiri. Saya tahu persis semua dibiayai secara mandiri, kelihatan dari baju bapak ibu yang tidak seragam. Emak-emak juga jilbabnya tidak seragam,” kata Prabowo.
Prabowo juga meminta maaf karena belum bisa mendukung pembiayaan program Satgas di tiap di TPS pada 17 April 2019. “Saya mohon maaf belum bisa memberikan bantuan pembiayaan. Untuk itu saya berterimakasih atas dukungan yang berarti ini,” ujarnya.
Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Direktorat Satuan Tugas (Satgas) Pemenangan Prabowo-Sandi yang tengah mempersiapkan jutaan relawan yang akan mengamankan perolehan suara calon presiden nomor urut 02 termasuk mengawasi kotak suara dari TPS hingga ke kecamatan di semua wilayah Indonesia.
Para relawan yang berasal dari lintas organisasi kemasyarakatan (ormas), organisasi sosial (orsos), lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan berbagai organisasi profesi yang menghimpunkan diri dalam sebuah Sektretariat Bersama (Sekber) dengan tujuan untuk mengamankan suara Prabowo-Sandi termasuk ikut mengawasi kotak suara dari TPS hingga tingkat kecamatan.
Direktur Satgas Pemenangan BPN Toto Utomo Budi Santoso pada Rabu 27 Maret 2019 menegaskan Sekber terdiri atas lebih 500 ormas yang sudah berbadan hukum. Saat ini sudah terdapat 34 Sekber Satgas di tingkat provinsi dan 119 Sekber tingkat kab/kota se Pulau Jawa, serta di beberapa wilayah lain di Indonesia. Sementara, untuk tingkat Kecamatan dan Kelurahan/Desa sedang dalam proses pembentukan.
“Nanti 17 April, akan ada sekitar 1,6 juta petugas atau relawan Satgas yang akan mengamankan suara Prabowo-Sandi di TPS dan mengawal kotak surat suara dari TPS sampai ke kecamatan. Kita akan menempatkan minimal dua orang petugas di semua TPS dan di kecamatan. Jadi tujuan Rakonas ini adalah menyatukan langkah dan persepsi agar nanti 17 April nanti, tugas kita mengamankan suara maksimal,” kata Toto saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Satgas Pemenangan Prabowo-Sandi.
Sementara itu Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi Direktorat Satgas BPN Heri Rakhmadi mengungkapkan, selain mengamankan suara dan mengawal kotak suara, selama masa kampanya, para relawan Satgas sudah dan terus turun langsung ke masyarakat untuk menyosialisasikan dan mengkampanyekan berbagai program kerakyatan Prabowo-Sandi.
“Baik ormas, orsos, LSM, maupun organisasi profesi yang tergabung dalam Sekber ini mempunyai jaringan hingga tingkat desa/kelurahan di seluruh Indonesia. Kekuatan jaringan inilah yang akan kami manfaatkan untuk menggalang suara untuk memastikan kemenangan Prabowo-Sandi pada 17 April nanti,” tuturnya.
Sementara itu, Calon Presiden (capres) Prabowo Subianto mengungkapkan rasa haru dan apresiasinya atas inistiatif mandiri
“Saya tahu teman-teman Satgas bergerak sendiri. Atas inisiatif dan biaya sendiri. Saya tahu persis semua dibiayai secara mandiri, kelihatan dari baju bapak ibu yang tidak seragam. Emak-emak juga jilbabnya tidak seragam,” kata Prabowo.
Prabowo juga meminta maaf karena belum bisa mendukung pembiayaan program Satgas di tiap di TPS pada 17 April 2019. “Saya mohon maaf belum bisa memberikan bantuan pembiayaan. Untuk itu saya berterimakasih atas dukungan yang berarti ini,” ujarnya.
(dam)