Kampanye di Sidrap, Sandi Janji Stop Impor Beras Saat Petani Panen
Kamis, 28 Maret 2019 - 17:42 WIB
Kampanye di Sidrap, Sandi Janji Stop Impor Beras Saat Petani Panen
A
A
A
SIDRAP - Cawapres 02 Sandiaga Uno secara tegas mengatakan tidak akan mengimpor beras saat petani panen. Hal ini dikemukakannya di sosialisasi atau kampanye terbuka di Pantai Kering, Pangkajenne Sidendreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Kamis (28/3/2019).
“Sidrap adalah lumbung padi nasional. Tadi saya bertemu dengan pengusaha muda beras, Haji Rahman. Produksi berasmya surplus. Tapi tidak bisa ekspor karena beras Indonesia paling mahal. Ini karena biaya produksinya yang tinggi, karena pupuk dan obat-obatan pertanian yang mahal,” kata Sandi di hadapan ribuan masyarakat Sidrap.
Sandi berjanji akan memperbaiki distribusi pupuk dan obat-obatan. Tujuannya agar harga terjangkau dan menurunkan biaya produksi beras.
Mantan wakil gubernur DKI ini mengaku berutang kepada para petani Sidrap karena memasok beras untuk warga Ibu Kota. “DKI melalui PT Food Station Tjipinang Jaya membeli beras dari Sidrap untuk menjaga stabilitas harga beras agar terjangkau oleh masyarakat DKI. Ini juga yang akan kami lakukan dalam skala nasional, membeli langsung dari para petani, sehingga memangkas rantai distribusi. Bersama Prabowo Sandi, petani Indonesia sejahtera dan bersama-sama mewujudkan swasembada pangan di Indonesia,” ujarnya.
Sandi juga menyampaikan bahwa bersama Prabowo Subianto akan fokus pada ekonomi. Terutama untuk harga-harga kebutuhan pokok yang stabil terjangkau juga penyediaan serta penciptaan lapangan kerja.
“Sidrap adalah lumbung padi nasional. Tadi saya bertemu dengan pengusaha muda beras, Haji Rahman. Produksi berasmya surplus. Tapi tidak bisa ekspor karena beras Indonesia paling mahal. Ini karena biaya produksinya yang tinggi, karena pupuk dan obat-obatan pertanian yang mahal,” kata Sandi di hadapan ribuan masyarakat Sidrap.
Sandi berjanji akan memperbaiki distribusi pupuk dan obat-obatan. Tujuannya agar harga terjangkau dan menurunkan biaya produksi beras.
Mantan wakil gubernur DKI ini mengaku berutang kepada para petani Sidrap karena memasok beras untuk warga Ibu Kota. “DKI melalui PT Food Station Tjipinang Jaya membeli beras dari Sidrap untuk menjaga stabilitas harga beras agar terjangkau oleh masyarakat DKI. Ini juga yang akan kami lakukan dalam skala nasional, membeli langsung dari para petani, sehingga memangkas rantai distribusi. Bersama Prabowo Sandi, petani Indonesia sejahtera dan bersama-sama mewujudkan swasembada pangan di Indonesia,” ujarnya.
Sandi juga menyampaikan bahwa bersama Prabowo Subianto akan fokus pada ekonomi. Terutama untuk harga-harga kebutuhan pokok yang stabil terjangkau juga penyediaan serta penciptaan lapangan kerja.
(poe)