TKD Banten: Rakyat Butuh Sosok Berpengalaman Memimpin Indonesia

Rabu, 27 Maret 2019 - 08:51 WIB
TKD Banten: Rakyat Butuh...
TKD Banten: Rakyat Butuh Sosok Berpengalaman Memimpin Indonesia
A A A
TANGERANG SELATAN - Tim Kampanye Daerah (TKD) Banten capres-cawapres 01, Jokowi-Ma'ruf Amin menyatakan tipisnya persaingan suara antara pasangan Jokowi-Ma'ruf dengan pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi dalam survei disebabkan perubahan nyata yang dirasa masyarakat selama Jokowi memimpin.

Pada Pilpres 2014 lalu, perolehan suara pasangan Jokowi-JK sebesar 42,90% , sedangkan pasangan Prabowo-Hatta mencapai 57,10%. Wakil Ketua TKD Banten, Wawan Irawan menilai, tipisnya selisih hasil survei pasangan 01 dan 02 itu disebabkan adanya perubahan nyata yang dirasakan masyarakat Banten selama periode pertama kepemimpinan Jokowi. Terutama, infrastruktur jalan, waduk, dan jembatan gantung penghubung.

"Semua perubahan itu dirasakan langsung masyarakat Banten. Makanya kami tak heran, jika banyak hasil survei mengungkap bahwa perolehan suara 01 melesat, dan kini hanya selisih tipis dengan 02," kata Wawan kepada wartawan, Rabu (27/3/2019).

Menurut Wawan, masyarakat tentu memiliki tingkat kepuasan sendiri dalam kepemimpinan Jokowi selama ini. Sehingga dia berkeyakinan, jika rakyat tak mau mengalihkan kepuasan itu kepada calon lainnya dalam ajang Pilpres 17 April nanti.

"Masyarakat kalau sudah puas, yakin dengan kinerja seseorang, pengalamannya, prestasinya, Insya Allah tak akan berpaling. Tentu kita juga berharap, hoaks dan fitnah yang terus menyerang Pak Jokowi segera dihentikan, agar persaingan ini menjadi fair dan adil," jelasnya.

Menurut Wawan, Indonesia memang tak boleh dipimpin oleh mereka yang tak memiliki pengalaman tentang memimpin. Karena risikonya, konsep pembangunan yang sudah berjalan bisa jadi terbengkalai atau dirubah sekali.
"Kalau kepercayaan itu diserahkan kepada sosok yang belum memiliki pengalaman, maka resikonya bisa fatal bagi kemajuan bangsa kedepan," imbuhnya.

Masih kata Wawan, jika dilihat dari rekam jejaknya maka Jokowi bisa dibilang memiliki pengalaman memimpin, dari daerah hingga ke kancah nasional. Dimulai dari menjadi Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga 4,5 tahun belakangan menjadi Presiden Indonesia.

"Pengalamannya ada. Jadi saya coba kembali tegaskan disini, jika mencari sosok pemimpin yang tepat bagi Indonesia ke depan, maka pilihlah yang berpengalaman. Karena rakyat memang butuh sosok berpengalaman untuk memimpin Indonesia ke depan," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved