Reaksi Rommy Ditanya Soal Uang Rp600 Juta di Ruang Menag

Jum'at, 22 Maret 2019 - 14:02 WIB
Reaksi Rommy Ditanya...
Reaksi Rommy Ditanya Soal Uang Rp600 Juta di Ruang Menag
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan memeriksa Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) nonaktif, M Romahurmuziy.

Pria yang biasa disapa Rommy ini menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Rommy pun telah tiba di KPK lengkap dengan menggunakan rompi oranye khas tahanan KPK. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini Rommy tidak mengenakan kacamata.

Dia mengaku tidak tahu menahu mengenai uang yang ditemukan KPK di ruang Menteri Agama (Menag) di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dalam penggeledahan beberapa waktu lalu.

"Saya hanya melihatnya dari televisi," ujar Romy di kantor Merah Putih KPK, Jumat, (22/3/2019). (Baca juga: KPK Usut Asal Usul Uang Rp600 Juta di Ruang Menag )

Kendati mengaku tidak mengetahui soal uang tersebut, Rommy menegaskan akan kooperatif kepada KPK untuk menuntaskan kasus korupsi itu.

"Saya tidak tahu. Saya akan sangat kooperatif dan menjelaskan semua persoalan ini kepada KPK. Agar mereka mendapat perspektif yang terang dan tidak ada yang ditutup-tutupi dan mereka juga akan permudah untuk segera menyelesaikan pemberkasan kasus," tuturnya.

Sebelumnya, dalam penggeledahan tersebut KPK menyita uang total Rp600 juta yang terdiri atas pecahan ‎dolar Amerika Serikat (AS) dan rupiah di ruang kerja Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

Diketahui dalam kasus ini KPK telah menetapkan tiga tersangka penerima yaitu anggota DPR periode 2014-2019 M Romahurmuziy. Sedangkan diduga sebagai pemberi, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin.
(dam)
Berita Terkait
Terkait Korupsi Proyek...
Terkait Korupsi Proyek Kemenag, Tersangka Undang Sumantri Kembali Diperiksa KPK
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
Anies Masuk Bursa Calon...
Anies Masuk Bursa Calon Ketum PPP, Jubir Akui Ada Komunikasi dengan Internal
Busyro Apresiasi Langkah...
Busyro Apresiasi Langkah KPK Ajukan Kasasi Kasus Rommy
Hukuman Dipotong, Eks...
Hukuman Dipotong, Eks Ketum PPP Romahurmuziy Bisa Bebas Pekan Depan
PPP NTT Berikan Senjata...
PPP NTT Berikan Senjata Tradisional ke Mardiono saat Mukerwil di Kupang
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved