Bersepeda Santai, Komunitas Ini Ajak Pemilu Damai dan Jangan Golput

Rabu, 20 Maret 2019 - 18:16 WIB
Bersepeda Santai, Komunitas...
Bersepeda Santai, Komunitas Ini Ajak Pemilu Damai dan Jangan Golput
A A A
JAKARTA - Komunitas pesepeda Jakarta, Depok, Bekasi dan Tanggerang bekerja sama dengan Masyarakat Cinta Masjid (MCM) akan mengadakan kegiatan bersepeda bersama di kawasan SCBD, Jakarta.

Ketua Pelaksana Pesepeda Bersatu, Charlie Tendean, menuturkan, acara tersebut rencananya akan berlangsung pada Sabtu 23 Maret 2019 mendatang, sekira pukul 06.00 WIB, di sekitar kawasan SCBD, Jakarta.

Para pesepeda nantinya akan memutar ke arah Tendean, menuju kuningan, lalu ke Gatot Subroto dan masuk kembali kea rah SCBD, mereka akan menempuh jarak sekitar 9 Kilometer.

"Jadi kita tanggal 23 Maret 2019 bekerja sama dengan MCM akan mengadakan kegiatan bersepeda bersama yang menempuh jarak 9 kilometer dari kawasan SCBD dan kembali ke SCBD,” ujar Charlie saat ditemui di Kawasan SCBD, Rabu (20/3/2019).

Dia menambahkan, hingga saat ini peserta yang sudah mendaftar baik secara online maupun offline sudah mencapai 3.000 peserta, akan tetapi melihat minat para peserta yang bertanya hingga sampai saat ini.

"Apalagi saat ini kita sudah viralkan melalu media sosial berbayar, peserta yang berminat untuk berpartisipasi semakin banyak. Saya berharap jumlah peserta bisa mencapai lima hingga enam ribu peserta yang akan hadir," ucapnya.

Charlie menambahkan, dalam acara tersebut nantinya akan ada sambutan-sambutan, acara hiburan dan akan ada bingkisan yang menarik. Serta acara bersepeda tersebut juga dikabarkan akan dihadiri oleh Erick Thohir, (Ketua TKN), Wiranto (Menko Polhukam), jubir milenial TKN, Muhammad Pradana Indraputra.

Tujuan diselenggarakannya acara bersepeda ini adalah untuk menyampaikan pesan Pilpres (pemilihan presiden) yang damai dan jangan golput.

"Jadi dengan teman-teman bersepeda ini, yang memiliki rasa prihatin dengan situasi politik yang saat ini semakin memanas, ingin menyampaikan kepada masyarakat luas bahwa pilpres harus damai, dan yang paling penting kita menganjurkan kepada para calon pemilih untuk menggunakan hak pilihnya pada hari pencoblosan yakni 17 April mendatang," ujar Charlie.

Selain itu, Charlie Tendean optimistis bahwa tingkat golput pada tahun 2019 ini turun menjadi 20 persen dari jumlah 24,89 persen di tahun 2014 lalu.

"Saya optimistis pada tahun 2019 tingkat pemilih golput bisa turun mencapai 20 persen dari jumlah 24,89 persen di tahun 2014 lalu. Ini merupakan angka yang realistis menurut saya," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pelaksana Pesepeda Bersatu, Suprianto menuturkan, secara detail acara tersebut lebih tepatnya untuk memberikan pengarahan kepada para peserta, bagaimana kita melakukan pilpres yang damai dan jangan melakukan golput.

Karena sangat disayangkan kalau kita sampai golput. Ini merupakan momentum baik, karena pemilu tahun 2019 ini menjadi pemilu yang paling unik tidak hanya untuk negara kita sendiri, tetapi untuk negara lain karena seluruh dunia saat ini sedang melihat kita.

Oleh karena itu kita mengimbau kepada milenial dan first voter yang menjadi pemilih-pemilih masa depan bangsa, masa depan negara ini ada di tangan mereka maka dari itu jangan sampai golput. Langkah kita lima tahun ke depan ditentukan oleh milenial, kalau mereka tidak terlibat dalam pilpres kali ini, itu sangat disayangkan.

Suprianto menambahkan, beberapa waktu lalu komunitas pesepeda bersatu sudah bekerja sama dengan komunitas first voter atau komunitas yang benar-benar mengendorsement (mendukung) first voters, agar mereka mengetahui apa itu pilpres dan pileg, serta kita harapkan dari komunitas pesepeda ini nantinya banyak juga first votersnya. Jadi kita bisa melakukan pendekatan secara olahraga untuk memberikan imbauan serta arahan.

Basuki Karya, Wakil Sekretaris Jenderal Masyarakat Cinta Masjid (MCM) menuturkan, keterlibatan MCM dalam acara ini untuk mengumpulkan komunitas-komunitas sepeda.

"Komunitas sepeda di Jabodetabek itu ada sekitar 100 dan kemungkinan anggotanya ada sekitar tiga juta orang. Makanya kami mengadakan acara ini agar para pesertanya ada yang milenial, dan first voters untuk memberikan imbauan kepada mereka agar tidak golput," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Berita Terkini
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
PBNU Tetapkan Ponpes...
PBNU Tetapkan Ponpes Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Bupati Kuansing Minta...
Bupati Kuansing Minta Jatah dari 914 Petani terkait Pengurusan Pelepasan Kawasan Hutan
Prabowo Cerita di Depan...
Prabowo Cerita di Depan Modi, Mengaku Punya DNA India
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved