Bawaslu Akui Tren Saling Lapor Peserta Pemilu Meningkat, tapi Minim Bukti

Selasa, 12 Maret 2019 - 09:34 WIB
Bawaslu Akui Tren Saling...
Bawaslu Akui Tren Saling Lapor Peserta Pemilu Meningkat, tapi Minim Bukti
A A A
JAKARTA - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Mochamad Afifudin mengakui saat ini tren saling melapor antar peserta pemilu meningkat. Hal itu dikatakan pria yang akrab disapa Afif usai menjadi pembicara diskusi Forum Merdeka Barat, Senin 11 Maret 2019.

Menurut Afif, meski tren saling lapor meningkat jelang pemungutan suara, namun laporan atau pengaduan tersebut tanpa diikuti oleh keterangan yang memadai dari sisi formil materiil.

"Kadang-kadang itu udah naik di media, sudah digoreng, tapi diminati. (Contoh) KTP El pelapor tidak mau. Ini tren saling lapor memang begitu," kata Afif.

Afif menuturkan, ada dua mekanisme yang diterima lembaganya terkait pelanggaran pemilu, yakni dari sisi laporan dan temuan. Menurutnya, jika ditemukan oleh Bawaslu maka hal itu diistilahkan temuan dan sifatnya harus titis presisi.

"Misal harus memenuhi unsur dan lain-lain. Kedua jalur laporan masyarakat. Kadang-kadang ini gak bisa ditindaklanjuti dan kami tidaklah bisa proses. Kalau laporan gak bisa lanjut itu kan kami terpaksa masuk pakai jalur temuan," ujarnya.

Menurut Afif, dari laporan yang teregistrasi Bawaslu telah menerima sebanyak 6.274 kasus. Menurutnya, kasus tersebut ada yang bersifat dugaan pelanggaran administrasi dan pelanggaran pidana. Sementara sebanyak 5.985 kasus merupakan temuan yang ditemukan jajaran Bawaslu di bawah.

Hal tersebut masih ditambah dengan laporan yang bersumber dari masyarakat yang kategori bukan peserta pemilu yakni 601 laporan kasus.

"Kemudian dari data di atas ada 45 putusan pidana, soal administrasi yang lebih banyak. Misalnya soal video terindah kemarin. Ada 12 putusan soal ASN. Politik uang 6 putusan. Soal tindakan menguntungkan ada 3 putusan. Ini gambaran dari beberapa kasus yang ditangani Bawaslu," pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
Bawaslu Pimpin Global...
Bawaslu Pimpin Global Network on Electoral Justice hingga 2023
Jadwal Pemilu 2024 Belum...
Jadwal Pemilu 2024 Belum Juga Ditetapkan, Ini Sikap Bawaslu
Hindari konflik, Bawaslu...
Hindari konflik, Bawaslu Harap Ada Aturan Teknis Antar Penyelenggara Pemilu
Tak Beri Efek Jera,...
Tak Beri Efek Jera, Bawaslu: Sanksi Pidana di Pemilu Tak Efektif
Putusan Bawaslu yang...
Putusan Bawaslu yang Nyatakan KPU Langgar Administrasi Pemilu Bersifat Erga Omnes, Ini Penjelasannya
Bawaslu: Potensi Kecurangan...
Bawaslu: Potensi Kecurangan di Pemilu 2024 Akan Tetap Ada
Berita Terkini
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Infografis
Yahya Sinwar Hilang,...
Yahya Sinwar Hilang, Israel Menduga Tewas tapi Tidak Punya Bukti
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved