Putra KH Ma'ruf Amin Dorong Santri Berperan dalam Mitigasi Bencana

Jum'at, 01 Maret 2019 - 22:54 WIB
Putra KH Maruf Amin...
Putra KH Ma'ruf Amin Dorong Santri Berperan dalam Mitigasi Bencana
A A A
JAKARTA - Wilayah Jawa Barat (Jabar) termasuk daerah rawan bencana. Hal itu yang membuat putra cawapres KH Ma'ruf Amin, Ahmad Syauqi Ma'ruf Amin (Gus Oqi) mengapresiasi pelatihan tanggap bencana yang digelar Aksi Santri Tanggap Bencana (Astana) di Tasikmalaya.

Gus Oqi, yang juga pembina tim pemenangan pemilu cawapres Ma'ruf Amin, Master C19 Portal KMA mengajak masyarakat khususnya santri turut mengedukasi tentang pentingnya mitigasi dan respons sigap dalam mengantisipasi bencana alam, Jumat 1 Maret 2019.

Dalam acara yang digelar di Gedung PKBM Ibnu Hambal, Cikatomas, Manonjaya, Tasikmalaya itu, Gus Oqi menjelaskan, santri tidak boleh hanya belajar di pesantren. Akan tetapi, harus punya kontribusi di masyarakat.

"Astana harus meningkatkan perannya membantu masyarakat. Peran Astana tidak hanya membantu korban terdampak bencana tapi juga mengedukasi warga di daerah rawan bencana untuk mengantisipasi dan mengurangi resiko dampak bencana," papar Gus Oqi di hadapan ratusan santri, peserta pelatihan bertema Peran Santri dalam Tanggap Bencana.

Indonesia khususnya Jabar, menurut Gus Oqi, menjadi salah satu wilayah yang dalam kajian para ahli vulkanologi dan mitigasi bencana, berpotensi bencana alam yang tinggi. Sebab, sebagian besar wilayah Indonesia terkait secara langsung dengan proses geologi, seperti gempa bumi, longsor, vulkanik, liquifaksi, hingga banjir.

"Edukasi, mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada, ini perlu dilakukan. Karenanya, kita mendukung seruan Presiden tentang perlunya kurikulum tanggap bencana dalam sistem pendidikan nasional. Astana harus ikut berperan di sini. Berbagi ilmu tanggap bencana kepada santri dan masyarakat," ungkapnya.

Lebih lanjut Gus Oqi mengungkapkan, ikhtiar mitigasi, antisipasi dan tanggap bencana yang dilakukan Astana, tidak hanya dalam bentuk edukasi atau pelatihan tanggap bencana, tapi juga dibarengi dengan upaya spiritual dengan berdoa kepada Allah SWT, agar kita dihindarkan dari bencana.

"Meningkatkan ikhtiar dan doa agar kita terhindar dari bencana, kalaupun ditakdirkan terdampak bencana, kita berdoa agar bisa mengamalkan ilmu dalam pelatihan ini agar mengurangi dampak bencana itu," ujar Gus Oqi.
(maf)
Berita Terkait
Maruf Amin: Diperlukan...
Ma'ruf Amin: Diperlukan Ikhtiar Ruhaniah untuk Menghadapi Pandemi Corona
Sebelum Pimpin Rapat,...
Sebelum Pimpin Rapat, Wapres Ma'ruf Amin Doakan Para Korban Bencana Alam
Pemerintah Soroti Empat...
Pemerintah Soroti Empat Isu Krusial RUU Penanggulangan Bencana
RUU Penanggulangan Bencana...
RUU Penanggulangan Bencana Ditargetkan Selesai Awal Oktober
Presiden Jokowi: Kebijakan...
Presiden Jokowi: Kebijakan Nasional-Daerah Harus Sensitif terhadap Kerawanan Bencana
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Berita Terkini
Soroti Pelemahan Rupiah...
Soroti Pelemahan Rupiah hingga Kenaikan Harga Minyak, Hary Tanoesoedibjo: Masyarakat Bawah Paling Terpukul
4 Kapolda Jebolan Akpol...
4 Kapolda Jebolan Akpol 1995 Teman Seangkatan Kadiv Propam Irjen Abdul Karim
Waketum PUI Dukung Sudaryono...
Waketum PUI Dukung Sudaryono Bersih-Bersih BGN, Integritas MBG Harus Jadi Prioritas
Eks Kasi Intelijen Cukai...
Eks Kasi Intelijen Cukai Didakwa Terima Gratifikasi Rp7,6 Miliar dari John Field hingga Pengusaha Rokok
Membuka Kotak Pandoro...
Membuka Kotak Pandoro Dalam Kasus Eks Jampidsus
Di Hadapan Dasco, Hotman...
Di Hadapan Dasco, Hotman Paris Bersama Ketua Umum PWI Salam Komando
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved