Jelang Pemilu 2019, PPLN Diminta Aktif Data Pemilih di Luar Negeri

Jum'at, 01 Maret 2019 - 15:07 WIB
Jelang Pemilu 2019,...
Jelang Pemilu 2019, PPLN Diminta Aktif Data Pemilih di Luar Negeri
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) untuk mendata warga negera Indonesia (WNI) agar dapat menyalurkan suaranya pada Pemilu 2019.Tidak hanya pemilih yang belum terdaftar, KPU juga meminta PPLN memperhatikan WNI yang baru pindah ke luar negeri.
"Tapi jika masih ada warga negara kita yang belum terdaftar, maka PPLN kita harus proaktif mendata mereka DPK LN (Daftar Pemilih Khusus Luar Negeri)," kata Komisioner KPU, Pramono Ubaid kepada SINDOnews, Jumat (1/3/2019).

Menurut dia, data pemilih luar negeri menjadi fokus KPU saat ini. Sebab disinyalir masih banyak WNI yang belum terdaftar sebagai pemilih pada Pemilu 2019.

"Kan ditengarai masih banyak WNI di LN yang belum masuk ke DPT LN. Sebagaian besar itu karena dokumen ya," tutur Pramono.

Berdasarkan data KPU, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) luar negeri pada Pemilu 2019 sebanyak 2.058.191 orang.

Ada tiga alternatif cara bagi WNI untuk dapat menyalurkan suaranya, yakni di tempat pemungutan suara luar negeri (TPSLN), melalui kotak suara keliling (KSK) atau lebih dikenal dengan istilah drop box, dan pemungutan suara melalui pos.

Pelaksanaan pemungutan suara di luar negeri lebih cepat, yakni 8-14 April 2019. Berbeda dengan pemilih di dalam negeri yang mencoblos lima kertas suara pemilu, di luar negeri pemilih hanya mencoblos dua kertas suara, yakni calon anggota legislatif (caleg) dan calon presiden-wakil presiden.
(dam)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Megawati Usul Tak Diubah,...
Megawati Usul Tak Diubah, Inilah Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Penyerahan Data Pemilu...
Penyerahan Data Pemilu 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Berita Terkini
Pakar: Penanganan Kasus...
Pakar: Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Jadi Ujian Besar bagi Kejagung
Analisis Kritis dan...
Analisis Kritis dan Metodologis Terkait Dugaan Under-Invoicing di Sektor Sawit
Soal Sosok Konglomerat...
Soal Sosok Konglomerat Tan Kian di Kasus Febrie Adriansyah, Polri: Saksi, Bukan Ditahan
Mahfud MD: Pelimpahan...
Mahfud MD: Pelimpahan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Tidak Ada Dalam KUHAP
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Indonesia Darurat Korupsi,...
Indonesia Darurat Korupsi, Senator Filep Desak RUU Perampasan Aset Disahkan
Infografis
3 Alasan Rizky Ridho...
3 Alasan Rizky Ridho Layak Merumput di Klub Luar Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved