Blusukan ke Pasar di NTT, Sandiaga Uno Dicurhati Para Pedagang
Selasa, 26 Februari 2019 - 12:18 WIB
Blusukan ke Pasar di NTT, Sandiaga Uno Dicurhati Para Pedagang
A
A
A
JAKARTA - Calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno mendatangi Pasar Baru Wae Kesambi, Batur Cermin, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Selasa (26/2/2019).
Saat berkampanye di lokasi tersebut, Sandi mendengar keluhan pedagang tentang kondisi pasar yang dinilai sudah tidak layak.
Menurut pedagang, pasar tersebut sudah tidak bisa menampung pedagang. Saat hujan, atap pasar bocor dan lantainya becek. Kondisi tidak nyaman buat pedagang dan pembeli.
"Bapak harus dapat solusi soal pasar ini. Sudah tidak layak. Apa yang akan Bapak lakukan jika terpilih jadi wakil presiden biar kita bisa dagang dengan nyaman Pak, lihat saja kondisi sekarang," ucap Soraya, salah seorang pedagang.
Pedagang lainnya, Petrus berharap ada kemudahan bagi pedagang untuk mendapatkan modal. Tidak hanya itu, modal yang diberikan juga berupa pinjaman lunak yang tidak mencekik pedagang.
"Saya ingin bertanya soal permodalan. Apa yang akan Bapak lakukan untuk menambah modal para pedagang pasar pak," tanya Petrus.
Mendengar keluhan pedagang, Sandi menjelaskan salah satu program Prabowo-Sandi adalah merevitalisasi pasar agar suasana nyaman, hingga pedagang sejahtera, dan pembeli tersenyum.
Selain itu, kata dia, fokus utamanya bersama Prabowo adalah memperbaiki ekonomi. Menggerakkan ekonomi rakyat dengan harga-harga kebutuhan pokok stabil serta terjangkau dan penyediaan dan penciptaan lapangan kerja.
Dia mengungkapkan setiap kali berkunjung ke pasar menemui adanya keluhan yang sama. Pedagang menginginkan harga stabil dan revitalisasi pasar agar nyaman, tidak becek dan enak didatangi.
"Insya Allah jika diizinkan menjadi pelayan masyarakat Indonesia, saya akan perbaiki dan memenuhi keinginan Ibu Soraya Dan ibu Sudarmin yang terpaksa jualan dengan tenda seadanya. dan pedagang Pasar Baru Wae Kesambi lainnya,” tutur mantan Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) ini.
Sandi juga berjanji akan melibatkan para pedagang sekitar dalams setiap pembangunan pasar. "Agar partisipatif dan kolaboratif. Karena pedagang pasar tahu apa yang dibutuhkan," ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.
Mengenai permodalan yang diinginkan pedagang, Sandi akan menampung aspirasi tersebut dan akan mengajak tin Gerakan Ekonomi Rakyat (Gerak) OK OCE mendatangi pasar.
Melalui program itu, kata dia, para pedagang akan diberi pendampingan, permodalan, hingga pelatihan agar pedagang pasar bisa naik kelas.
Saat berkampanye di lokasi tersebut, Sandi mendengar keluhan pedagang tentang kondisi pasar yang dinilai sudah tidak layak.
Menurut pedagang, pasar tersebut sudah tidak bisa menampung pedagang. Saat hujan, atap pasar bocor dan lantainya becek. Kondisi tidak nyaman buat pedagang dan pembeli.
"Bapak harus dapat solusi soal pasar ini. Sudah tidak layak. Apa yang akan Bapak lakukan jika terpilih jadi wakil presiden biar kita bisa dagang dengan nyaman Pak, lihat saja kondisi sekarang," ucap Soraya, salah seorang pedagang.
Pedagang lainnya, Petrus berharap ada kemudahan bagi pedagang untuk mendapatkan modal. Tidak hanya itu, modal yang diberikan juga berupa pinjaman lunak yang tidak mencekik pedagang.
"Saya ingin bertanya soal permodalan. Apa yang akan Bapak lakukan untuk menambah modal para pedagang pasar pak," tanya Petrus.
Mendengar keluhan pedagang, Sandi menjelaskan salah satu program Prabowo-Sandi adalah merevitalisasi pasar agar suasana nyaman, hingga pedagang sejahtera, dan pembeli tersenyum.
Selain itu, kata dia, fokus utamanya bersama Prabowo adalah memperbaiki ekonomi. Menggerakkan ekonomi rakyat dengan harga-harga kebutuhan pokok stabil serta terjangkau dan penyediaan dan penciptaan lapangan kerja.
Dia mengungkapkan setiap kali berkunjung ke pasar menemui adanya keluhan yang sama. Pedagang menginginkan harga stabil dan revitalisasi pasar agar nyaman, tidak becek dan enak didatangi.
"Insya Allah jika diizinkan menjadi pelayan masyarakat Indonesia, saya akan perbaiki dan memenuhi keinginan Ibu Soraya Dan ibu Sudarmin yang terpaksa jualan dengan tenda seadanya. dan pedagang Pasar Baru Wae Kesambi lainnya,” tutur mantan Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) ini.
Sandi juga berjanji akan melibatkan para pedagang sekitar dalams setiap pembangunan pasar. "Agar partisipatif dan kolaboratif. Karena pedagang pasar tahu apa yang dibutuhkan," ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.
Mengenai permodalan yang diinginkan pedagang, Sandi akan menampung aspirasi tersebut dan akan mengajak tin Gerakan Ekonomi Rakyat (Gerak) OK OCE mendatangi pasar.
Melalui program itu, kata dia, para pedagang akan diberi pendampingan, permodalan, hingga pelatihan agar pedagang pasar bisa naik kelas.
(dam)