Gelar Tausyiah Akbar, MCM Bertekad Jadi Pelopor Perekat Kesatuan Bangsa

Senin, 25 Februari 2019 - 17:05 WIB
Gelar Tausyiah Akbar,...
Gelar Tausyiah Akbar, MCM Bertekad Jadi Pelopor Perekat Kesatuan Bangsa
A A A
JAKARTA - Dalam rangka tetap menjaga ukhuwah islamiyah, mensyukuri keragaman dan perbedaan sebagai sebuah rahmat serta bersinergi dengan para pengurus masjid, ulama-umaroh untuk tetap melalakukan dakwah yang sejuk, Masyarakat Cinta Masjid (MCM) menggelar Tausyiah Akbar untuk Indonesia Maju.

Acara ini bakal digelar Kamis (28/2) pukul 15.00 WIB di ICE BSD City, Tangerang, Banten dengan menghadirkan KH Yusuf Mansur dan KH Gus Miftah.

"Kita terus mengajak masyarakat dan merangkul semua potensi bangsa untuk dengan tegas menjaga fungsi dan citra masjid sebagai rumah ibadah dan menolak masjid dijadikan alat kepentingan politik," ujar Ketua Umum MCM, Wishnu Dewanto di Jakarta, Senin (25/2/2019).

Ditambahkannya, jelang Pemilu 2019 pihaknya meminta masjid tidak dijadikan tempat memobilisasi umat untuk kepentingan salah satu capres yang dapat mengadu domba umat dan memecah belah.

"Dengan kegiatan ini, MCM bertekad menjadi pelopor perekat umat serta berdiri di depan dalam menjaga keutuhan bangsa dan NKRI menuju Indonesia maju," tegas Wishnu.
(kri)
Berita Terkait
Jejak Buddha Nusantara,...
Jejak Buddha Nusantara, Komitmen MNSBDI untuk Kerukunan dan Budaya
Kemenag Siapkan Regulasi...
Kemenag Siapkan Regulasi Khusus Rumah Doa untuk Perkuat Kerukunan
PKUB Kemenag Inisiasi...
PKUB Kemenag Inisiasi Festival Kerukunan di Desa, Warga: Luar Biasa
Ratusan Orang Muda Lintas...
Ratusan Orang Muda Lintas Agama dan Kepercayaan Rawat Toleransi
Revitalisasi Paradigma...
Revitalisasi Paradigma Trilogi Kerukunan untuk Kebutuhan Umat Saat ini
Menjaga Kerukunan Umat...
Menjaga Kerukunan Umat Beragama: Menuju Indonesia Emas Tahun 2024
Berita Terkini
Aplikasi Baru Lindungi...
Aplikasi Baru Lindungi PMI, Siapkan Tombol Darurat hingga E-Wallet
Febrie Adriansyah Penuhi...
Febrie Adriansyah Penuhi Panggilan Panggilan Pemeriksaan Tim 9 Kejagung
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Mendagri Tito Tegaskan...
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved