KPU Akan Ubah Durasi dan Teknis Panggung Debat Capres Kedua

Minggu, 20 Januari 2019 - 16:22 WIB
KPU Akan Ubah Durasi...
KPU Akan Ubah Durasi dan Teknis Panggung Debat Capres Kedua
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan, durasi debat calon presiden dan calon wakil presiden pada putaran kedua akan diperbaharui. Hal ini didasari karena pada debat pertama penyampaian visi misi dan program dari kandidat hanya tiga menit.

Komisioner KPU, Wahyu Setiawan mengatakan, KPU akan memperbaharui durasi debat calon presiden dan calon wakil presiden pada debat kedua.."Ini dirasa kurang sehingga mungkin akan kita tambah waktunya," kata Wahyu kepada wartawan di kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan, Minggu (20/1/2019).

Wahyu menjelaskan, terkait dalam siaran langsung di televisi, pihaknya mendengarkan masukan dan pertimbangan dari pihak media yang menyiarkan. Walaupun ada usulan dari masyarakat di bagian Indonesia Timur untuk dipercepat waktu pelaksanaan debatnya.( Baca: KPU: Kedua Paslon Kurang Memanfaatkan Metode Kampanye Selain Debat )

"Itu tergantung pertimbangan-pertimbangan teknis. Kita juga mendengar masukan kalangan media. Media punya pertimbangan pertimbangan agar debat ditonton lebih banyak pemirsa. Itu dalam jam tayang kapan, Itu juga akan jadi pertimbangan kita supaya debat betul betul-betul bermanfaat karena dapat ditonton oleh rakyat dalam waktu yang tepat," jelasnya.

Wahyu mengungkapkan, untuk teknis panggung akan diperbaharui karena rakyat merasa tidak nyaman dengan kegaduhan ada tayangan debat perdana. Jika dalam arena debat terlalu gaduh maka itu akan mengurangi hak rakyat untuk dapat informasi memadai dari debat capres

"Pengurangan dimungkinkan tapi lebih pada pengaturan agar tamu undangan itu lebih tertib dalam menyaksikan debat. Karena kalau rakyat terganggu dalam simak debat maka salah satu tujuan debat tidak tercapai," ungkapnya.( Baca: KPU Pastikan Tak Akan Berikan Kisi-kisi untuk Debat Capres Selanjutnya )

"Karena debat salah satu metode kampanye yang difasilitasi KPU agar pasangan calon dapat menyampaikan visi misi programnya, tetapi di lain pihak masyarakat mengetahui visi misi dan performa pasangan calon. Dan debat ini jadi referensi penting masyarakat pemilih untuk menggunakan hak politiknya pada Pemilu mendatang," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
KPU Diminta Bikin Debat...
KPU Diminta Bikin Debat Pilpres 2024 Lebih Panas
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
Heboh Soal Debat Capres,...
Heboh Soal Debat Capres, Begini Aturannya Menurut KPU
KPU Pastikan Debat Capres...
KPU Pastikan Debat Capres 2024 Dihadiri Penonton
KPU Enggak Gelar Nobar...
KPU Enggak Gelar Nobar Debat Capres dan Cawapres 2024
Sirekap Ngebug, Warganet...
Sirekap Ngebug, Warganet Skeptis dengan Kemampuan Tim IT KPU
Berita Terkini
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Polri ke Rapat Paripurna
Peringati Hari Laut...
Peringati Hari Laut Sedunia 2026, ASDP Bersihkan Lebih dari 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir
Operasi Patuh Bakal...
Operasi Patuh Bakal Digelar Menjelang Nataru
Penampakan Bupati Muara...
Penampakan Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK seusai Terjaring OTT
KPK Sudah Tentukan Status...
KPK Sudah Tentukan Status Hukum Bupati Muara Enim Edison
Wamenlu Ungkap Prabowo...
Wamenlu Ungkap Prabowo Minta Maaf soal Terlambat Menerima Surat Kepercayaan Dubes
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved