PKS Ajak Indonesia Dukung Uighur Layaknya Membela Palestina

Minggu, 13 Januari 2019 - 01:01 WIB
PKS Ajak Indonesia Dukung...
PKS Ajak Indonesia Dukung Uighur Layaknya Membela Palestina
A A A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Keadilan Sosial (PKS) Muzammil Yusuf hadir dalam acara diskusi 'Kesaksian Dari Balik Tembok Penjara Uighur' mengatakan, Indonesia seyogyanya membantu warga Muslim Uighur sama seperti warga Palestina.

Yusuf mengatakan, penindasan dan kekejaman yang terjadi pada 35 juta orang Islam di Xianjiang, Cina, melebihi kekejaman yang terjadi di Palestina.

Selain itu, berdasarkan konstitusi Indonesia, anggota DPR RI itu menyebutkan, kemerdekaan adalah hak segala bangsa.

"Sebagaimana kita mendukung Palestina merdeka. Kita dukung Uighur merdeka, perjuangan Uighur merdeka adalah hak menurut konstitusi kita. Kalau mereka dilukai kemanusiaanya, Uighur itu terjadi pelanggaran berat atas Hak Asasi Manusi," ujarnya, di kawasan Menteng, Sabtu (12/1/2019).

Ia mengatakan, kejadian penindasan dan kekejaman yang terjadi merupakan penindasan luar biasa, lahir batin sampai ke agama.

"Memang harus memberikan perhatian, karena telah mendapatkan perhatian Amnesti Internasional, lembaga dunia sudah memperhatikan. Jadi ini sudah panggilan kemanusiaan terhadap 35 juta bangsa Uighur yang mengalami penyiksaan," kata dia.
Baca juga: Penyiksaan Rakyat Uighur Dinilai Lebih Kejam dari Nazi Pihaknya, berharap Indonesia dan negara-negara lain bersatu untuk dapat menghentikan kekerasan yang terjadi.

Salah satunya, dengan memberikan sanksi ekonomi, memblokade hubungan diplomatik.

"Saya kira gerakan internasional harus bergerak bersama-sama, karena Cina negara besar, baru Cina baru perhatikan. Kita kuat di Asia Tenggra, ada Asia Selatan, ada Asia Tengah, Eropa, ada Amerika," tutupnya.
(pur)
Berita Terkait
ICC Tolak Investigasi...
ICC Tolak Investigasi Penindasan China Terhadap Muslim Uighur
Langka, Israel Kecam...
Langka, Israel Kecam Penindasan China terhadap Muslim Uighur
Bungkam Soal Penindasan...
Bungkam Soal Penindasan Muslim Uighur, OKI Dituding Bersekongkol dengan China
Miliarder Ini Ngaku...
Miliarder Ini Ngaku Tak Peduli Soal Penindasan Muslim Uighur di China
Suarakan Solidaritas,...
Suarakan Solidaritas, OIC Youth Indonesia Gelar Seminar soal Uighur
Tanpa Alasan Jelas,...
Tanpa Alasan Jelas, China Hukum Ilmuwan Uighur Penjara Seumur Hidup
Berita Terkini
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved