BMKG Apresiasi Dukungan DPR

Rabu, 09 Januari 2019 - 23:10 WIB
BMKG Apresiasi Dukungan...
BMKG Apresiasi Dukungan DPR
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengapresiasi dukungan yang diberikan DPR untuk eksistensi BMKG dalam penanganan bencana di Indonesia.

“Kami berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh DPR RI kepada BMKG,” kata Kepala BMKG Dr Dwikorita Karnawati Dwikorita saat menerima kunjungan kerja Wakil Ketua DPR Bidang Kesejahteraan Rakyat Fahri Hamzah bersama Anggota Komisi VII Dr Kurtubi berserta rombongan, di Jakarta Rabu (9/1/2019).

Dalam siaran persnya, Dwikorita menyebutkan, pada tahun 2018 di Indonesia terjadi bencana alam di luar kondisi normal. Seperti peristiwa likuifaksi dan tsunami di Selat Sunda. Tentunya ini membutuhkan dukungan dari pemerintah dalam penanggulangan bencana seperti alat sensor dan jaringan-jaringan pengamatan lainnya.

Berdasarkan data dan pengamatan BMKG terjadi gejala peningkatan intensitas bencana secara tajam. Di Indonesia telah terjadi gempa rata-rata 6000 kali dalam 1 tahun. Namun, di tahun 2018 telah tercatat lebih dari 10.000 kali.

“Untuk mengatasi peningkatan intensitas bencana telah dilakukan pengembangan inovasi teknologi yang dimulai 2018. Kemudian penyempurnaan regulasi yang dikoordinasikan oleh BNPB, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI dalam penguatan sinergi dengan Pool of Expert dengan K/L, kerja sama dengan institusi luar negeri, dan menggalakkan program edukasi untuk memitigasi bencana melalui koordinasi dengan K/L terkait dan media massa,” jelas Dwikorita.

Fahri Hamzah menyampaikan dukungannya terhadap peringatan dini bencana yang telah dikembangkan BMKG serta mendukung pengembangan sistem peringatan dini bencana bersama dengan kementerian/lembaga lain.

“Mengingat Indonesia sebagai kawasan Ring of Fire, membuat Indonesia berpotensi bencana seperti gempa bumi dan bencana hidrometeorologi seperti longsor dan banjir. BMKG harus lebih kuat dan optimal melakukan koordinasi dan memitigasi bencana. Serta diharapkan dapat melahirkan regulasi baru untuk menciptakan kelembagaan yang khusus menangani bencana,” kata Fahri.
(rhs)
Berita Terkait
BMKG: Indonesia Butuh...
BMKG: Indonesia Butuh Satelit Untuk Deteksi Bencana
Peta Bencana Nasional,...
Peta Bencana Nasional, BMKG: 13 Zona Megathrust dan 295 Sesar Aktif
BMKG Ajak Dunia Tingkatkan...
BMKG Ajak Dunia Tingkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Risiko Bencana
Gempa Bumi Berkekuatan...
Gempa Bumi Berkekuatan 5,2 SR Guncang Lebak Banten
Frekuensi Bencana Meningkat,...
Frekuensi Bencana Meningkat, Jokowi Sampaikan 4 Arahan kepada BMKG
Hadapi Bencana, BMKG...
Hadapi Bencana, BMKG Ajak Semua Pihak Berkolaborasi
Berita Terkini
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved