Demokrat: Pertemuan SBY-Prabowo Penting untuk Pertahankan Momentum

Minggu, 30 Desember 2018 - 16:32 WIB
Demokrat: Pertemuan...
Demokrat: Pertemuan SBY-Prabowo Penting untuk Pertahankan Momentum
A A A
JAKARTA - Naiknya elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi seperti yang dirilis sejumlah lembaga survei politik dinilai tak terlepas dari momentum pertemuan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Prabowo pada Jumat, 21 Desember, lalu.

Deputi Kogasma Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, pertemuan SBY-Prabowo merupakan pertemuan politik terpenting di penghujung tahun 2018. Pertemuan itu berhasil mempertahankan momentum positif yang diraih Prabowo-Sandi akhir-akhir ini.

Herzaky menilai, ada tiga pesan kuat dari pertemuan tersebut. Pertama, pesan untuk kubu Jokowi, bahwa SBY dan Prabowo masih kompak dalam perahu yang sama, mendukung Prabowo sebagai capres 2019.

"Setiap usaha untuk memecah belah atau mengganggu kesolidan koalisi Demokrat, Gerindra, PKS, PAN, dan Partai Berkarya, tidak bakal berhasil," kata Herzaky kepada SINDOnews, Minggu (30/12/2018).

Kedua, lanjut Herzaky, pesan untuk kader kedua parpol. Kebersamaan yang dipertontonkan SBY dan Prabowo, memberikan sinyal kuat kepada para kader Demokrat dan Gerindra, agar all out dalam memperjuangkan paslon Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Agar kader kedua parpol menjaga kekompakan, tetap solid, tidak mau dipecah belah di tiap daerah pemilihan. Boleh berebut kursi di parlemen, tapi pilihan presiden tetap sama, Prabowo.

"AHY selaku Komandan Kogasma Partai Demokrat, dalam pertemuan yang sama, memberikan penegasan untuk poin ini. Karena, kebersamaan kader kedua partai, sangatlah penting untuk memenangkan pilpres ini," kata Herzaky.

Ketiga, pesan untuk masyarakat luas, kalau Demokrat konsisten mendukung Prabowo-Sandi. Dengan demikian, lanjut Herzaky, publik semakin yakin kalau Demokrat memang parpol yang selalu bisa dipercaya dan dipegang teguh komitmennya. Sedangkan di sisi lain, pendukung SBY dan AHY bertambah yakin kalau capres pilihan mereka adalah Prabowo, bukan yang lain.

"Pesan ini perlu disampaikan, untuk memastikan momentum positif Prabowo-Sandi ini tidak tergerus oleh langkah-langkah pihak lawan dalam memecah belah kesolidan koalisi Adil dan Makmur. Di sinilah pertemuan SBY-Prabowo memiliki relevansi yang sangat kuat," ucap politikus asal Kalimantan Barat ini.
(pur)
Berita Terkait
5 Provinsi Lumbung Suara...
5 Provinsi Lumbung Suara Partai Demokrat di Pemilu 2019
Penelitian: Partai Perindo...
Penelitian: Partai Perindo Sukses Curi Perhatian Masyarakat pada Pemilu 2019
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Mengenal Profil Partai...
Mengenal Profil Partai Gelora, dari Sejarah, Struktur, Asas hingga Jatidiri
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
3 Partai Politik Penguasa...
3 Partai Politik Penguasa Pulau Jawa pada Pemilu 2019
Berita Terkini
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Ogah Tanggapi Laporan...
Ogah Tanggapi Laporan Roy Suryo, Rismon: Saya Fokus Bikin Buku Gibran
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved