Hampir 1 Jam Menunggu, Irjen Kemen PUPR Tunggu Informasi dari KPK
Sabtu, 29 Desember 2018 - 02:13 WIB
Hampir 1 Jam Menunggu, Irjen Kemen PUPR Tunggu Informasi dari KPK
A
A
A
JAKARTA - Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Widiarto meninggalkan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Jakarta, sekira pukul 23.46 WIB.
Widiarto yang telah menunggu hampir satu jam di lobi Gedung KPK, mengaku belum mendapatkan informasi kelanjutan OTT di Kemen PUPR dari pihak KPK.
"Ya ini kan dari KPK belum ada informasi yang bisa disampaikan. Jadi kita diminta menunggu sampai besok barangkali. Besok mungkin kami ke sini lagi," ujar Widiarto saat meninggalkan Gedung KPK, Jakarta, Jumat (28/12/2018) malam.
Dirinya juga mengakui bahwa kedatangannya ke KPK atas perintah langsung dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. "Tadi Pak Menteri tugaskan saya ke sini untuk mencari informasi itu," ungkapnya.
Saat dimintai keterangan siapa saja yang turut diamankan dari pihaknya, Widiarto mengungkapkan terkait barang dan jasa, ada di level satker, di level bawah, jadi pelaksana proyek.
Dikesempatan berbeda, Juru bicara KPK menyebut bagi pihak siapapun termasuk Kemen PUPR yang ingin mengetahui perkembangan OTT terkait proyek air minum, akan disampaikan oleh KPK secara resmi pada konferensi pers yang digelar pada Sabtu besok.
"Jadi kami harap semua pihak yang diamankan oleh KPK malam ini atau pihak yang terkait itu bisa bersikap kooperatif mendukung proses hukum ini," jelas Febri.
Widiarto yang telah menunggu hampir satu jam di lobi Gedung KPK, mengaku belum mendapatkan informasi kelanjutan OTT di Kemen PUPR dari pihak KPK.
"Ya ini kan dari KPK belum ada informasi yang bisa disampaikan. Jadi kita diminta menunggu sampai besok barangkali. Besok mungkin kami ke sini lagi," ujar Widiarto saat meninggalkan Gedung KPK, Jakarta, Jumat (28/12/2018) malam.
Dirinya juga mengakui bahwa kedatangannya ke KPK atas perintah langsung dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. "Tadi Pak Menteri tugaskan saya ke sini untuk mencari informasi itu," ungkapnya.
Saat dimintai keterangan siapa saja yang turut diamankan dari pihaknya, Widiarto mengungkapkan terkait barang dan jasa, ada di level satker, di level bawah, jadi pelaksana proyek.
Dikesempatan berbeda, Juru bicara KPK menyebut bagi pihak siapapun termasuk Kemen PUPR yang ingin mengetahui perkembangan OTT terkait proyek air minum, akan disampaikan oleh KPK secara resmi pada konferensi pers yang digelar pada Sabtu besok.
"Jadi kami harap semua pihak yang diamankan oleh KPK malam ini atau pihak yang terkait itu bisa bersikap kooperatif mendukung proses hukum ini," jelas Febri.
(maf)