Peneliti LIPI Sebut Perseteruan PAN Wajar

Kamis, 27 Desember 2018 - 22:22 WIB
Peneliti LIPI Sebut...
Peneliti LIPI Sebut Perseteruan PAN Wajar
A A A
JAKARTA - Peneliti senior Pusat Penelitian Politik LIPI Siti Zuhro menyebut wajar kisruh yang terjadi pada Partai Amanat Nasional (PAN) beberapa waktu lalu. Menurutnya, yang tidak wajar adalah bila yang dilakukan oposisi tidak terukur apalagi dalam satu gerbong dukungan.

"Seperti jamanya pak SBY satu koalisi tapi marah-marah yang di dalem nah itu yang tidak etis. Tapi kalo oposisi itu kerjaannya,memang dia melakukan konstruktif," ujar Siti di kantor Dewan Nasional Pergerakan Indonesia Maju (DN-PIM), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018).

Menurutnya, para elit politik khususnya PAN seharusnya menyelsaikan masalah tersebut secara internal. Jangan libatkan publik akan haru biru kepentingan sesaat elit politik.

"Elit bertengkarlah internal, jangan diumbar ke publik masyrakat itu sudah sengsara. Hidupnya yang tidak beruntung secara ekonomi, liat sekarang ada musibah itu ada bencana adalah empati dari para elit itu tidak hanya sekedar mengedepankan kepentingan sesaatnya," jelasnya.

Di sisi lain, apakah perseteruan di kubu PAN akan mempengaruhi pilpres dan pileg 2019, Siti mejawab ada pengaruhnya walaupun kecil.

"Dan ini partai politik jangan lupa, sarat dengan kepentingan dan tentu bagaimana kepentingan orientasi kekuasanya itu terakomodasi secara proper," tuturnya.

Amien Rais diminta mundur dari kepengurusan Partai Amanat Nasional (PAN) dan politik praktis. Permintaan itu dari para pendiri PAN, yakni Abdillah Toha, Albert Hasibuan, Goenawan Mohammad, Toeti Heraty dan Zumrotin.

Mereka menganggap Amien Rais seringkali melakukan kiprah dan manuver politik yang tidak sejalan dengan prinsip-prinsip pendirian PAN.
(pur)
Berita Terkait
Belajar dari Panasnya...
Belajar dari Panasnya Pilpres 2019, PAN Ingin Presidential Threshold Dihapus
Soal Koalisi Partai...
Soal Koalisi Partai Islam, Zulkifli Hasan Ungkap Luka Pilpres 2019
PAN Ungkap Pernah Diveto...
PAN Ungkap Pernah Diveto Amien Rais Ketika Ingin Gabung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019
PAN Bilang Diveto Amien...
PAN Bilang Diveto Amien Rais saat Mau Dukung Jokowi, Begini Respons Waketum Partai Ummat
Gaet Tokoh Muda hingga...
Gaet Tokoh Muda hingga Artis, Parpol Mulai Pikat Milenial untuk 2024
Bima Arya: Saya Yakin...
Bima Arya: Saya Yakin Pak Jokowi Itu Orang Baik
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Mantan Panglima Militer...
Mantan Panglima Militer Israel Sebut Netanyahu Musuh Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved