Tim Jokowi-Ma'ruf: Indonesia Harus Dibangun dengan Percaya Diri

Rabu, 26 Desember 2018 - 14:08 WIB
Tim Jokowi-Maruf: Indonesia...
Tim Jokowi-Ma'ruf: Indonesia Harus Dibangun dengan Percaya Diri
A A A
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menjadikan akhir tahun sebagai momentum melakukan evaluasi untup memantapkan kemenangan pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto mengajak seluruh pendukung Jokowi-Ma'ruf tetap fokus menggunakan narasi Indonesia Maju.

“Narasi Indonesia Maju sangat relevan dan memiliki pijakan historis kuat. Indonesia seharusnya dibangun dengan rasa percaya diri, bukan dengan pikiran negatif seperti menyamakan Indonesia sama dengan negara miskin Haiti, Rwanda dan lain-lain, dan ancaman bubar," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/12/2018).

Dia mengatakan, berbagai narasi dari "kubu sebelah" termasuk pengalaman fitnah dan hoaks seperti dalam kasus Obor Rakyat 2014 tidak perlu ditanggapi. Begitu juga dengan isu yang mempertanyakan tentang keislaman Jokowi.

"Kita percaya penuh pada keislaman Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin. KeIslaman yang dijabarkan dalam hati yang baik, perbuatan baik, hati yang menerangi penuh welas asih dan rasa bangga pada bangsanya, keislaman yang membawa damai, menentramkan dan menghadirkan Islam sebagai rahmatan lil’ alamin. Mata hati itulah instrumen yang dipakai," tuturnya.

Dia menjelaskan, pernyataan itu adalah kesimpulan dari pertemuannya dengan ulama KH Abuya Muhtadi Dimyathi, ulama karismatik Banten.

"Beliau menitipkan saudaranya KH Ma’ruf Amin agar diperjuangkan dengan semangat 45. Demikian halnya pesan KH Matin Syarkowi. Semua dalam frekuensi yang sama tentang Islam yang membawa damai di mana Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin itu sangat Islami,” kata Hasto memaparkan hasil safari politik di Banten pekan lalu.

Menjelang tutup tahun 2018, Hasto mengajak seluruh warga bangsa melakukan perenungan dengan mata hati bahwa pemilu itu sarana mencari pemimpin.

“Menjadi pemimpin bangsa yang begitu beragam dari Sabang sampai Merauke itu memerlukan kebesaran jiwa, kerendahan hati untuk selalu menyatu dan berguru dengan rakyat, bukan sebaliknya tampil emosional dan menyederhanakan kepemimpinan nasional hanya urusan tafsiran harga makanan pokok semata. Kita mencari pemimpin dengan rekam jejak, program dan prestasi yang jelas dan yang sudah teruji tahan terhadap fitnah,” tutur Hasto memaknakan refleksi kepemimpinan nasional akhir tahun.

Hasto juga mengingatkan kepada seluruh tim kampanye, para jubir, para relawan mengenai pesan Jokowi-Ma'ruf, yakni tidak tidak terpancing oleh strategi dan narasi kampanye Prabowo.

“Kalau tidak percaya, setiap ketemu rakyat, coba tanyakan apa tiga keberhasilan Pak Prabowo? Bertanya kalau perlu kasih hadiah, pasti itu pertanyaan yang tidak mudah dijawab oleh masyarakat. Karena itu, kita setia pada jalan kita, jalan Jokowi untuk semua, jalan yang positif, jalan tanpa fitnah dan hoaks, jalan dengan prestasi nyata”, ujar Hasto.

Dia juga menyebut Ma'ruf sebagai sosok kiai bijaksana yang mendampingi Jokowi."Keduanya adalah cermin kepemimpinan Indonesia Raya," katanya.
(dam)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Pukat UGM: Pelimpahan...
Pukat UGM: Pelimpahan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Miliki Dasar Hukum
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved