Tertib dan Bersih, Massa Bela Muslim Uighur Tinggalkan Lokasi
Jum'at, 21 Desember 2018 - 20:58 WIB
Tertib dan Bersih, Massa Bela Muslim Uighur Tinggalkan Lokasi
A
A
A
JAKARTA - Massa aksi bela umat Islam Uighur telah selesai menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar China, di Jalan Mega Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Massa aksi ini meninggalkan tempat sekira pukul 17.20 WIB. Pantauan SINDOnews.com, Jumat (21/12/2018), massa meninggalkan kedubes China sambil membersihkan sampah yang berserakan. Selain itu ada juga yang membagikan minuman bagi massa yang hadir.
Ada pemandangan menarik saat aksi digelar. Terlihat spanduk besar dengan foto Habib Bahar Bin Smith. Di sana tertulis Keluarga Besar Majelis Pembela Rasulullah. Spanduk ini dibentangkan sejumlah pemuda.
Selain itu, ada juga peserta yang meneriaki Presiden Joko Widodo. Mereka menyerukan 2019 ganti Jokowi. Para peserta aksi juga meneriaki Kedubes China. Mereka meneriaki agar komunis diusir dari Indonesia. "Usir komunis sekarang juga," teriak peserta di lokasi.
Selain itu, menjelang waktu ashar tadi massa juga sempat solat berjamaah bersama bahkan menolong untuk berwudhu satu sama lainnya. Saat meninggalkan lokasi orasi, massa juga melatunkan shalawat dan takbir seraya bertegur sapa satu dengan lainnya.
Massa aksi ini meninggalkan tempat sekira pukul 17.20 WIB. Pantauan SINDOnews.com, Jumat (21/12/2018), massa meninggalkan kedubes China sambil membersihkan sampah yang berserakan. Selain itu ada juga yang membagikan minuman bagi massa yang hadir.
Ada pemandangan menarik saat aksi digelar. Terlihat spanduk besar dengan foto Habib Bahar Bin Smith. Di sana tertulis Keluarga Besar Majelis Pembela Rasulullah. Spanduk ini dibentangkan sejumlah pemuda.
Selain itu, ada juga peserta yang meneriaki Presiden Joko Widodo. Mereka menyerukan 2019 ganti Jokowi. Para peserta aksi juga meneriaki Kedubes China. Mereka meneriaki agar komunis diusir dari Indonesia. "Usir komunis sekarang juga," teriak peserta di lokasi.
Selain itu, menjelang waktu ashar tadi massa juga sempat solat berjamaah bersama bahkan menolong untuk berwudhu satu sama lainnya. Saat meninggalkan lokasi orasi, massa juga melatunkan shalawat dan takbir seraya bertegur sapa satu dengan lainnya.
(maf)