Djoko Santoso Jelaskan Pernyataan Prabowo Soal Indonesia Akan Punah

Kamis, 20 Desember 2018 - 18:35 WIB
Djoko Santoso Jelaskan...
Djoko Santoso Jelaskan Pernyataan Prabowo Soal Indonesia Akan Punah
A A A
JAKARTA - Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso menjelaskan pernyataan Prabowo yang menyebut Indonesia akan punah jika kubunya kalah pada Pemilu 2019.

Djoko mengatakan, pernyataan Prabowo mengacu dari sejarah kerajaan-kerajaan terdahulu di Nusantara, sebelum terbentuknya Indonesia.

"Pertama kita dari histori dari negara Nusantara ini semakin pendek, Sriwijaya 300 tahun, Demak hanya puluhan tahun. Tentunya kita harus kritis," ujar Djoko di Kopi Bos, Jalan Asem Baris Raya, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (20/12/2018).

(Baca juga: Prabowo Sebut Indonesia Akan Punah, Ma'ruf Amin: Memang Hewan Purba )

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu menjelaskan, negara seperti manusia yang bisa "sakit" bahkan memiliki usia tersendiri. Oleh karena itu jika tidak diurus dengan baik, maka "penyakitnya" bukan hal mustahil akan datang.

"Negara itu seperti manusia, bisa terkena serangan jantung, liver pada umur 80 sampai 90-an. Uni Soviet habis, Yugoslavia habis, bahkan Amerika juga pernah perang saudara dan lebih banyak korbannya dari perang dunia. Jadi umur negara-negara itu bisa terserang penyakit," tutur mantan Panglima TNI itu.

Menurut dia, Indonesia mengalami globalisasi dan perubahan iklim di penghujung abad 20. Salah satu arus globalisasi yang dimaksud adalah peredaran narkoba yang masuk ke Indonesia dengan jumlah tidak terhingga, selain kesenjangan sosial yang belum bisa diatasi.

"Inilah yang kita hadapi, masih banyak lagi kesenjangan sosial. Menurut Profesor Edi Swasono artinya yang miskin dan kaya makin jauh. Maka ini semua jadi ancaman kita yang sudah membahayakan bangsa, tinggal kalian yang mengawasi bangsa ini," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Sandi Masuk Kabinet,...
Sandi Masuk Kabinet, Jokowi Resmi Rangkul Sepasang Lawan di Pilpres 2019
Sandiaga Uno Berikan...
Sandiaga Uno Berikan Buku Perjalanan Pilpres 2019 ke Prabowo
Eks Relawan Prabowo-Sandi...
Eks Relawan Prabowo-Sandi Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024
Prabowo-Sandi atau Anies-Sandi,...
Prabowo-Sandi atau Anies-Sandi, Mana Lebih Disuka Pemilih Muslim?
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Berita Terkini
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved