Penindasan terhadap Muslim Uighur Layak Dikecam Dunia

Kamis, 20 Desember 2018 - 12:31 WIB
Penindasan terhadap...
Penindasan terhadap Muslim Uighur Layak Dikecam Dunia
A A A
JAKARTA - Tindakan Pemerintah Cina terhadap etnis Uighur di negara itu dinilai layak dikecam dunia. Hal tersebut jika Pemerintah China terbukti menindas muslim Uighur tersebut.

"Apabila benar telah terjadi penindasan terhadap Uighur, diskriminasi etnik, kontrol yang menindas atas praktik beribadah, serta upaya sistematis pemiskinan dan pengangguran yang terus berlangsung di Xinjiang, ini semua layak dikecam dunia," tutur Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Al Masyhari dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/12/2018).

Menurut dia, kabar yang kerap beredar sejak tahun 2014 bahwa memakai jilbab di ruang publik, termasuk di kendaraan umum dan ketika menikah dengan upacara agama dilarang dan didenda sebesar 353 dolar, perlu diklarifikasi.

Dia pun ingin mengklarifikasi apakah warga di sana yang tidau minum alkohol, tidak merokok atau tidak mau makan makanan nonhalal dikategorikan radikal dalam definisi Pemerintah Cina.

"Apabila benar demikian, Pemerintah China layak segera mengoreksi kebijakan yang telah melanggar prinsip hak asasi manusia tersebut," ucap politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Dia pun berpendapat, Indonesia perlu melakukan upaya diplomatik terkait kebijakan yang telah berlangsung bertahun-tahun tanpa koreksi tersebut.

"Pemerintah RI harus mendesak Pemerintah RRC untuk mengizinkan Tim Pencari Fakta Independen untuk melakukan pencarian fakta terhadap dugaan pelanggaran HAM berat dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Xinjiang terhadap etnis Uighur," katanya.
(dam)
Berita Terkait
DPR Restui Buka Hubungan...
DPR Restui Buka Hubungan Diplomatik Indonesia dengan Sudan Selatan
Kemenlu Beri Tanggapan...
Kemenlu Beri Tanggapan Terkait Insiden Kekerasan Terhadap Diplomat Nigeria
Indonesia Punya Peran...
Indonesia Punya Peran Penting dalam Diplomasi Internasional
Menlu Tegaskan Indonesia...
Menlu Tegaskan Indonesia Tak Akan Jalin Hubungan Diplomatik dengan Israel
Dianggap Ikut Campur,...
Dianggap Ikut Campur, Somalia Putus Hubungan Diplomatik dengan Kenya
Memahami Pendekatan...
Memahami Pendekatan Luar Negeri Prabowo: Refleksi Lawatan ke LN
Berita Terkini
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan Lu Punya Otak Gak? ke Wartawan
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved