Travel Warning Australia ke Indonesia Berlebihan dan Terburu-buru

Senin, 17 Desember 2018 - 16:48 WIB
Travel Warning Australia...
Travel Warning Australia ke Indonesia Berlebihan dan Terburu-buru
A A A
JAKARTA - Australia telah mengakui Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel. Imbas dari kebijakan tersebut, Pemerintah Australia menerbitkan anjuran kewaspadaan (travel warning) bagi warga negaranya yang berkunjung ke Indonesia.

Pertimbangannya dimungkinkan ada demonstrasi akibat ketidakpuasan terhadap sikap Australia. Dengan adanya peringatan ini, dapat disimpulkan bahwa Australia, diwakili PM Scott Morrison, mengambil sikap secara sadar dan terencana. (Baca juga: Australia Keluarkan Travel Warning ke Indonesia )

Di sisi lain, kebijakan tersebut juga ambigu karena hanya sebatas mengakui tanpa memindahkan Kantor Kedutaan Besar mereka dari Tel Aviv, sikap yang oleh oposisi dianggap tak perlu. “Karena status Yerusalem nantinya akan ditentukan oleh pihak-pihak yang terlibat langsung, yaitu Palestina, Israel, dan badan-badan dunia,” kata Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP Partai Perindo, Wibowo Hadiwardoyo dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Senin (17/12/2018).

Terlepas apakah nanti akan ada banyak demonstrasi di Indonesia, Partai Perindo menyayangkan sikap pemerintah Australia yang terkesan terburu-buru. Travel warning untuk Indonesia itu dinilai berlebihan. “Selama ini situasi aman-aman saja, dan bila ada demonstrasipun tidak pernah menyasar orang per orang melainkan institusi. Wilayah Indonesia juga sangat luas, sedangkan demonstrasi hanya terkonsentrasi di beberapa kawasan tertentu,” ujarnya.

Wibowo berharap travel warning tersebut segera dicabut agar tidak mengganggu sektor pariwisata Indonesia. Apalagi jika sampai mengganggu hubungan bertetangga yang sudah terjalin baik selama ini.
(poe)
Berita Terkait
Hary Tanoesoedibjo Temui...
Hary Tanoesoedibjo Temui Pengurus Partai Perindo Perwakilan Luar Negeri Malaysia
Indonesia Harus Perkuat...
Indonesia Harus Perkuat Kerja Sama ASEAN di Tengah Persaingan Geopolitik AS-China
Menteri Luar Negeri...
Menteri Luar Negeri dan Komisi I DPR Bahas Isu Geopolitik dan Keamanan WNI di Luar Negeri
Besok Perayaan Hari...
Besok Perayaan Hari Pendirian Kerajaan Arab Saudi di Museum Nasional Riyadh
Indonesia Punya Peran...
Indonesia Punya Peran Penting dalam Diplomasi Internasional
Travel Alliance + Grab...
Travel Alliance + Grab + Trip.com = Kombo Mantap untuk Ngebolang Keliling Asia!
Berita Terkini
Ungkap Banyak Kejanggalan,...
Ungkap Banyak Kejanggalan, Munarman Minta KY dan MA Awasi Sidang Banding MNC Asia Vs CMNP
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Kemendes-Asosiasi Desa...
Kemendes-Asosiasi Desa Gelar Seminar, Mendes Yandri: KDKMP Tak Akan Mematikan UMKM
Hadiri Sidang Dokter...
Hadiri Sidang Dokter Tifa, Roy Suryo: Kita Tetap Bersama Tak Ada Perpecahan
Imparsial Desak Prabowo...
Imparsial Desak Prabowo Cabut Perpres Pengamanan Jaksa oleh TNI
Sambut Baik Kebijakan...
Sambut Baik Kebijakan BKN, Amos Simanjuntak: Kenaikan Pangkat ASN Berbasis Merit Perkuat Reformasi Birokrasi
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved