MN KAHMI: Tetapkan OPM sebagai Organisasi Teroris!

Jum'at, 07 Desember 2018 - 11:37 WIB
MN KAHMI: Tetapkan OPM...
MN KAHMI: Tetapkan OPM sebagai Organisasi Teroris!
A A A
JAKARTA - Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) mengutus keras aksi penembakan yang menewaskan 31 pekerja PT Istaka Karya oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua, Minggu 2 Desember 2018.

MN KAHMI juga mengecam aksi pembakaran bendera merah putih yang terjadi di Papua. "Mengutuk keras aksi keji tanpa perikemanusiaan kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka itu," kata Koordinator Presidium MN KAHMI, Hamdan Zoelva dalam pernyataan organisasinya, Kamis 6 Desember 2018.

Zoelva mendesak aparat penegak hukum untuk menegakkan hukum dengan tegas terhadap pelaku kejahatan kemanusian di Tanah Papua. Sudah terlalu banyak korban sipil dan aparat negara akibat tindakan kekerasan dan terorisme di Papua.

"Untuk menghindari jatuh nya korban jiwa dimasa mendatang, mendesak pemerintah untuk menetapkan Organisasi Papua Merdeka (OPM) sebagai organisasi teroris," tuturnya.

Aparat keamanan juga diminta untuk lebih meningkatkan fungsi public services kepada masyarakat agar tercipta rasa aman, nyaman, terlindungi, dan pengayoman, dan meningkatkan kemampuan deteksi dini dan antisipatif, untuk mencegah tindakan kejahatan terulang kembali

Zoelva menegaskan kepolisian harus mengusut tuntas dan menangkap segera pelaku pembakaran bendera merah putih dan mengimbau kepada aparat dan masyarakat untuk mewaspadai gerakan separatis yang merongrong kewibawaan NKRI dan kehormatan Bangsa Indonesia.

Dia mengajak aparat dan keamanan untuk menunjukkan sikap dan komitmen yang jelas menghadapi tindakan brutal dari kelompok separatis di Papua dan Papua Barat.

Kendati demikian, MN Kahmi mengingatkan pemerintah untuk tetap melakukan pembangunan di Papua.

"Meminta pemerintah untuk tidak berhenti membangun di Tanah Papua, karena bagian integral dari wilayah NKRI yang harus mendapatkan kesejahteraan dan keadilan," ujar Zoelva.

Zoelva juga mengungkapkan MN KAHMI ikut berbela sungkawa terhadap para keluarga korban penembakan dan pembunuhan yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).
(dam)
Berita Terkait
Situasi Konflik di Tanah...
Situasi Konflik di Tanah Papua Belum Ada Tanda-tanda Berakhir
Keluar dari Situasi...
Keluar dari Situasi Konflik di Papua
Polri Ajak Mahasiswa...
Polri Ajak Mahasiswa dan Pemuda Bantu Selesaikan Masalah Papua
Ketua KNPB Wilayah Maybrat...
Ketua KNPB Wilayah Maybrat Papua Barat Dibekuk, Polisi: Lakukan Pembunuhan Keji 2 Warga
Menanti Jaminan Keamanan...
Menanti Jaminan Keamanan di Papua
Kelompok KNPB Aniaya...
Kelompok KNPB Aniaya Warga hingga Tewas di Maybrat Papua Barat
Berita Terkini
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Pukat UGM: Pelimpahan...
Pukat UGM: Pelimpahan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Miliki Dasar Hukum
Infografis
AS Klaim F-35 sebagai...
AS Klaim F-35 sebagai Jet Tempur Tercanggih, namun Jatuh 11 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved