PDIP: Sikap Osama Berpotensi Ganggu Hubungan RI-Arab Saudi

Kamis, 06 Desember 2018 - 14:05 WIB
PDIP: Sikap Osama Berpotensi...
PDIP: Sikap Osama Berpotensi Ganggu Hubungan RI-Arab Saudi
A A A
JAKARTA - DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) angkat suara mengenai kicauan Duta Besar Arab Saudi, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi dalam akun Twitter pribadinya yang mengaitkan Reuni Alumni 212 dengan pembakaran bendera Tauhid.

Partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini menilai pernyataan Osama tidak tepat sebagai seorang dubes negara sahabat.

"Pernyataan seorang diplomat yang telah mencampuri urusan dalam negeri bangsa Indonesia dan melanggar kode etik serta prinsip-prinsip diplomatik," kata Ketua DPP PDIP, Hamka Haq dalam siaran persnya, Kamis (6/12/2018). (Baca juga: Dubes Saudi Dianggap Campuri Dalam Negeri Indonesia )

Hamka menyesalkan sikap Osama yang dinilai telah melakukan tuduhan secara implisit terhadap organisasi kepemudaan GP Ansor sebagai organisasi yang bernaung di bawah ormas Islam terbesar di Indonesia PBNU, sebagai organisasi yang sesat.

Menurut dia, sikap Osama berpotensi mengganggu hubungan baik yang selama ini terjalin, bukan hanya antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi, tetapi juga antara bangsa Indonesia dengan bangsa Saudi Arabia.

PDIP pun mendukung sikap tegas Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang meminta Kerajaan Saudi Arabia memulangkan Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi dan menggantikan dengan pejabat Dubes baru.

"PDI Perjuangan percaya Pemerintah Jokowi yang responsif dan memegang teguh etika diplomasi politik internasional, akan menindaklanjuti sikap dari PBNU," katanya. (Baca juga: Kemlu Sebut Kicauan Dubes Arab Saudi Langgar Prinsip Diplomatik )

Sebelumnya Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah al Shuaibi, menjadi sorotan setelah cuitannya menyebut ormas yang membakar bendera tauhid sebagai organisasi sesat. Sontak saja cuitan Dubes Osama ini memicu reaksi dari PBNU dan Banser yang menuntut agar ia diusir dari Indonesia.
(dam)
Berita Terkait
Ansor Dukung Kiai Sepuh...
Ansor Dukung Kiai Sepuh agar Muktamar NU Digelar 2021
Kader Muda Nahdlatul...
Kader Muda Nahdlatul Ulama Demak Digembleng LKD dan Diklatsar
Kehadiran BUMA Diharapkan...
Kehadiran BUMA Diharapkan Memperkuat Posisi GP Ansor
GP Ansor Bakal Kongres...
GP Ansor Bakal Kongres XVI di Atas Kapal Pelni KM Kelud
Jadi Ketua Umum GP Ansor,...
Jadi Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharuddin Fokus Bangkitkan Sektor Ekonomi
Aklamasi, Syahputra...
Aklamasi, Syahputra Pimpin GP Ansor Karang Pilang
Berita Terkini
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved