Relawan Perdamaian Dunia Maya Penting untuk Jaga Persatuan

Kamis, 06 Desember 2018 - 13:24 WIB
Relawan Perdamaian Dunia...
Relawan Perdamaian Dunia Maya Penting untuk Jaga Persatuan
A A A
JAKARTA - Di era digital, informasi sangat terbuka seperti tanpa batas. Hal itu tentu menjadi sesuatu yang menggembirakan bagi masyarakat.

Kendati demikian, tidak sedikit kelompok yang memanfaatkan dunia internet ini untuk menyebarkan propaganda radikalisme, ujaran kebencian, dan berita bohong (hoaks) yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Peneliti di Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) Adnan Anwar menilai perlu adanya relawan milenial dalam menebar konten-konten perdamaian di dunia maya.

Hal ini dilatarbelakangi kondisi bangsa yang semakin tidak sehat di dunia maya dengan adanya ujaran-ujaran kebencian dan berita hoaks yang makin marak

“Melihat kondisi dunia maya di negara kita yang tidak sehat pada akhir-akhir ini tentunya keberadaan relawan penebar konten perdamaian di dunia maya sangat penting. Hal ini karena ada desain dari kelompok-kelompok yang memang secara sistematis menyebarkan berita kebohongan atau kebencian. Kalau dibiarkan akan dapat merusak dan memecah belah persatuan antarmasyarakat bangsa ini,” kata Adnan Anwar, di Jakarta, Selasa 4 Desember 2018.

Adnan mengjelaskan, kelompok-kelompok tersebut selama ini sangat serius dan masif dalam menggunakan internet melalui media sosial. Untuk itu, kata dia, harus ditandingi secara serius juga melalui berbagai cara.

Misalnya, kata dia, melalui regulasi dari pemerintah termasuk semacam relawan perdamaian di dunia maya yang menurutnya sangat bagus untuk digalakkan dan digerakkan secara sistematis

“Kenapa harus dilakukan secara sistematis? Apa yang dilakukan kelompok-kelompok tersebut merupakan propaganda. Harus dilawan dengan strategi kontrapropaganda yang tepat, sehingga awareness masyarakat terhadap bahaya berita propaganda,” tuturnya.

Dia pun juga mengingatkan ancaman bahaya propaganda kelompok-kelompok yang suka menyebar hoaks dan ujaran kebencian.
"Konflik horizontal antarsesama masyarakat yang paling ditakutkan," ujarnya.

Untuk itu, kata Adnan, perlu strategi yang tepat dalam menangkal propaganda yang dilancarkan secara sistematis. “Kadang-kadang satu isu disebar oleh segmen semua kelompok tapi hasilnya sama, yakni menimbulkan kegaduhan. Jadi ini harus ada upaya perlawanan yang sistemnya sistematik. Strateginya berita atau kampanye yang kita lakukan itu benar-benar bisa meruntuhkan upaya propaganda mereka,” ujarnya

Menurut dia, ada banyakl cara untuk menarik masyarakat agar bersedia menjadi relawan perdamaian di dunia maya. Contohnya bisa menggunakan struktural di level pemerintah, misalnya mewajibkan PNS atau ASN untuk memproduksi atau memviralkan berita berita yang positif terhadap pemerintahan, kepemimpinan, kebijakan yang telah ditetapkan di instansinya.

“Lalu kelompok kelompok strategis, perguruan tinggi, sekolah sekolah, kelompok ormas, anak-anak muda generasi milenial yang mungkin mereka tergabung dalam kelompok misalnya olahraga, hobi dan sebagainya, mungkin ada kelompok perempuan," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
KAI Buka Suara Terkait...
KAI Buka Suara Terkait Penangkapan Satu Pegawai Terduga Teroris
16 Tersangka Teroris...
16 Tersangka Teroris Ditangkap di Sumbar, BNPT: NII Harus Diwaspadai
Densus 88 Sebut Penangkapan...
Densus 88 Sebut Penangkapan Terduga Teroris Tak Hanya di Sumut dan Sumsel
2 Kelompok Teroris yang...
2 Kelompok Teroris yang Pernah Membajak Pesawat
Aksi Terorisme Masih...
Aksi Terorisme Masih Mengancam, Waspadai Radikalisme di Dunia Maya
Soal Penangkapan 3 Terduga...
Soal Penangkapan 3 Terduga Teroris, Mahfud Sebut Pemerintah Tak Larang Berpendapat
Berita Terkini
Prabowo Lantik Pimpinan...
Prabowo Lantik Pimpinan Lembaga Universitas RI Sore Ini
Pakar Bedah Kasus Dugaan...
Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Mantan Jampidsus
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved