Muhammadiyah Sesalkan dan Prihatin 31 Pekerja Terbunuh di Papua

Selasa, 04 Desember 2018 - 19:53 WIB
Muhammadiyah Sesalkan...
Muhammadiyah Sesalkan dan Prihatin 31 Pekerja Terbunuh di Papua
A A A
JAKARTA - Persyarikatan Muhammadiyah prihatin dan menyesalkan pembantaian 31 pekerja yang sedang membangun Jembatan Habema-Mugi di Kabupaten Nduga, Papua oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB).

"Muhammadiyah menyesalkan dan prihatin dengan terjadinya kembali kekerasan di Papua," kata Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu'ti dalam keterangan tertulis yang dikirimkan ke SINDOnews, Selasa (4/12/2018).

Menurutnya, persoalan di Papua memang sangat kompleks. Banyak kepentingan lokal, nasional, dan internasional yang ikut bermain dalam permasalahan di wilayah paling timur Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tersebut.

Karena itu, penyelesaian masalah di Papua tidak bisa sepotong-sepotong tapi harus komprehensif. Pemerintah, kata Abdul Mu'ti, sebaiknya tidak hanya melakukan pendekatan militer dalam mengatasi persoalan di Papua.

Namun perlu juga melalui pendekatan dialog, sosial, dan politik. "Semua pihak dan kelompok kepentingan di Papua perlu duduk bersama, baik antara pemerintah, TNI/Polri, tokoh agama, tokoh politik, dan tokoh masyarakat," ucapnya.
(maf)
Berita Terkait
Ketua KNPB Wilayah Maybrat...
Ketua KNPB Wilayah Maybrat Papua Barat Dibekuk, Polisi: Lakukan Pembunuhan Keji 2 Warga
Situasi Konflik di Tanah...
Situasi Konflik di Tanah Papua Belum Ada Tanda-tanda Berakhir
Keluar dari Situasi...
Keluar dari Situasi Konflik di Papua
Kelompok KNPB Aniaya...
Kelompok KNPB Aniaya Warga hingga Tewas di Maybrat Papua Barat
Imparsial: Telusuri...
Imparsial: Telusuri Dugaan Jual Beli Senjata Oknum TNI dengan Separatis
LIPI: Dialog Damai dan...
LIPI: Dialog Damai dan Bermartabat Adalah Kunci Utama Integrasi Papua
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved