Polisi Diminta Netral Sikapi Kasus Basarah Sebut Soeharto Guru Korupsi
Jum'at, 30 November 2018 - 16:44 WIB
Polisi Diminta Netral Sikapi Kasus Basarah Sebut Soeharto Guru Korupsi
A
A
A
JAKARTA - Partai Berkarya berniat melaporkan Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah ke kepolisian. Pemicunya, karena Basarah menyebut Presiden RI ke-2 Soeharto sebagai guru korupsi.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid meminta kepolisian bersikap netral jika Partai Berkarya melaporkan Ahmad Basarah nantinya. Sebab, kata dia, Indonesia adalah negara hukum.
"Karenanya polisi silakan untuk menindaklanjuti secara aturan hukum yang berlaku," ujar pria yang akrab disapa HNW ini di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (30/11/2018).
Dia menilai, hukum seharusnya juga berdasarkan fakta-fakta dan bukan karena faktor diskriminasi, politisasi, dan krimimalisasi. "Silakan semuanya berjalan sesuai hukum," kata Wakil Ketua MPR ini.
Sebab, polemik tudingan Ahmad Basarah yang menyebut Soeharto sebagai guru korupsi itu sudah menjadi perhatian banyak masyarakat. "Ya sekarang polisi harus membuktikan bahwa mereka betul-betul adalah penegak hukum yang adil, yang netral dan tidak terkooptasi oleh kepentingan politik manapun," pungkasnya.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid meminta kepolisian bersikap netral jika Partai Berkarya melaporkan Ahmad Basarah nantinya. Sebab, kata dia, Indonesia adalah negara hukum.
"Karenanya polisi silakan untuk menindaklanjuti secara aturan hukum yang berlaku," ujar pria yang akrab disapa HNW ini di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (30/11/2018).
Dia menilai, hukum seharusnya juga berdasarkan fakta-fakta dan bukan karena faktor diskriminasi, politisasi, dan krimimalisasi. "Silakan semuanya berjalan sesuai hukum," kata Wakil Ketua MPR ini.
Sebab, polemik tudingan Ahmad Basarah yang menyebut Soeharto sebagai guru korupsi itu sudah menjadi perhatian banyak masyarakat. "Ya sekarang polisi harus membuktikan bahwa mereka betul-betul adalah penegak hukum yang adil, yang netral dan tidak terkooptasi oleh kepentingan politik manapun," pungkasnya.
(kri)